JAKARTA-TribunOlahraga.com)

Kendati belum ada keputusan resmi dari pemerintah, pelaksanaan Islamyc Solidarity Games (ISG) III yang semestinya digelar 6-17 Juni 2013 mendatang di Pekanbaru, Riau, hamper dipastikan akan ditunda atau mengalami pengunduran  waktu.

 

Hingga saat ini ada beberapa venus tempat pertandingan belum selesai karena banyak kendala di lapangan. Selain itu, Gubernur Riau, HM Rusli Zaenal kini tersangkut masalah hukum karena dugaan korupsi dana PON XVI lalu.

Oleh karenanya, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo meminta agar pemerintah secepatnya memutuskan pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) agar bisa segera bernegosiasi lagi dengan Federasi Olahraga Solidaritas Islam (ISSF).

“Sebagai organisasi yang ditunjuk sebagai penyelenggara, kami menunggu apapun keputusan pemerintah. Tetapi perlu keputusan yang cepat karena kami harus bernegosiasi lagi dengan ISSF,” kata Rita yang ditemui di kantor KOI, di Jakarta, Rabu.

“Perlu keputusan secara cepat yang diberikan kepada kami untuk segera melobi-lobi ISSF,” tambahnya.

Meskipun menyerahkan keputusan pada pemerintah mengenai apakah ISG akan ditunda atau dilaksanakan sesuai rencana awal pada 6 Juni, Rita mengkhawatirkan ketidaksiapan prasarana di Riau dan sarana serta prasarana bekas PON yang sampai saat ini masih ada masalah hukum.

Begitu juga hambatan setelah Ketua Pelaksana Daerah ISG, yang juga Gubernur Riau Rusli Zainal, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus suap dana PON.

Hal itu telah disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi X dengan perwakilan Kemenpora Yuli Mumpuni Widarso serta dihadiri Rita dari KOI, Ketua Umum KONI Tono Suratman serta panitia pelaksana ISG di Gedung Nusantara I DPR, Rabu.

“Sudah disampaikan saat RDP dengan Komisi X bahwa kondisi ini tidak memungkinkan untuk dilakukan sesuai rencana,” ujar Rita.

Ia menambahkan, “Kami tidak ingin setiap kali jadi tuan rumah kompetisi selalu ada masalah seperti ini dan tidak siap.” Namun Rita juga mengingatkan apabila pelaksanaan diundur, perlu dipikirkan apakah waktunya berbenturan dengan agenda Organisasi Kerjasama Islam. Sedangkan mengenai waktu yang berdekatan dengan pelaksanaan SEA Games, bagi Rita itu tidak menjadi masalah.

“Kalau diundur dan berdekatan dengan SEA Games tidak masalah karena itu bisa jadi try out untuk para atlet,” jelasnya.

Sebelumnya terdapat tiga opsi terkait pelaksanaan ISG yakni dilaksanakan sesuai rencana awal, diundur, atau dipindah tempat pelaksanaannya. Namun Menpora Roy Suryo menolak opsi ketiga dengan alasan ingin menghargai masyarakat Riau yang telah melakukan persiapan ISG. TOR-02

 

TINGGALKAN KOMENTAR