JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho tak dapat memahami bagaimana bisa timnya yang kokoh itu membiarkan Robert Lewandowski mencetak empat gol dalam laga yang dimenangi Borussia Dortmund 4-1 Kamis dini hari tadi.  Tapi dia bersumpah bahwa timnya masih bisa mencapai final Liga Champions.

Juara sembilan kali Liga Champions ini memikul beban sangat berat di pundaknya pada leg kedua Selasa pekan depan setelah Mourinho mengakui timnya kalah kelas dalam leg pertama semifinal melawan tim Jerman itu.

“Saya melihat sebuah tim yang lebih baik dari tim satunya lagi, secara mental maupun secara fisik. Tim yang lebih baik menang hari ini. Saya marah sekali karena gol-gol itu tercipta dari kesalahan kami,” kata Mourinho kepada wartawan seperti dikutip Reuters.

“Kami membiarkan dia (Lewandowski) mencetak tiga gol –saya tak tahu soal (gol Lewandowski lewat) penalti– ketika kami tahu pasti siapa dia,” sambungnya kepada Sky Sports.

“Kami tahu segalanya tentang dia, anak itu pantas dipuji, namun kami memberinya kejutan besar.”

Penyerang asal Polandia itu mencetak gol pada menit 8, 50, 55 dan 66 lewat tendangan penalti kencang untuk membuat final sesama Jerman menjadi sangat mungkin setelah Barcelona direndahkan 4-0 oleh Bayern Munich Rabu dini hari sebelumnya.

 

“Bagaimana bisa dari 1-1 menjadi 4-1, saya benar-benar tak mengerti. Kami mudah kehilangan bola dan kami tidak bisa mengatasi serangan balik mereka. Banyak dari anak-anak itu yang tidak perform,” tambah Mourinho.

“Kami bisa (membalikkan keadaan), ini tugas yang sangat sulit tapi kami bisa. Di malam gila di mana semua orang tampil pada tingkat tinggi. Tentu saja kami bisa,” katanya lagi.

Dia melanjutkan, “Saya tahu bahwa segalanya mungkin dalam sepakbola. Semuanya bisa terjadi pekan depan. Jika Anda tanya pemain-pemain saya apakah mereka bisa membalikkan permainan, beberapa akan menjawab tidak. Dalam sejam kemudian akan menjawab ya, dan besok semua orang akan bilang kami bisa melakukannya.” ┬áTOR-02

TINGGALKAN KOMENTAR