JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo telah menegaskan kasus pemecatan enam anggota Komite Eksekutif PSSI (Exco) oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin akan dikonsultasikan ke FIFA dan AFC.

Setelah menerima berkas pemecatan itu pada Senin, (6/5), Menpora langsung menunjuk tim untuk mengkaji lebih mendalam kasus pemecatan tersebut.

Enam anggota Exco tersebut, yakni Farid Rahman, Bob Hippy, Sihar Sitorus, Tuty Dau, Widodo Santoso dan Mawardi Nurdin, dipecat karena menyebar notulen palsu hasil rapat Exco, yang bertandatangan ketua umum PSSI Djohar Arifin Husin. Notulen tersebut disangkal oleh ketua umum.

“Kita akan melihat dengan seksama (keputusan) dan nanti kita akan koordinasi dengan FIFA dan AFC untuk menanyakan hal ini,” kata Menpora saat di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5).

Keenam anggota Exco tersebut dijatuhi hukuman tak boleh berkecimpung di sepak bola nasional selama 10 tahun. Mereka juga dipecat dari jabatannya. Keputusan Exco tersebut akan disahkan pada Kongres PSSI di Surabaya, 15 Juni mendatang.

Keputusan tersebut direkomendasikan oleh Komisi Disiplin dan diserahkan kepada Exco untuk dibawa ke Kongres.

“Hukuman kepada enam Exco itu diambil setelah mempelajari beberapa hal diantaranya mereka mempunyai kelakuan buruk salah satunya membuat tanda tangan palsu ketua umum,” ujar Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan, kemarin. TOR-02

 

TINGGALKAN KOMENTAR