JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Tim taekwondoin Indonesia tanpa medali pada hari kedua Kejuaraan Taekwondo Yunior Asia yang bertitel Bank BRI 7th Asian Junior Taekwondo Championship 2nd Asian Junior Taekwondo Poomsae Championship di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/6).  Pada hari kedua ini seluruhnya mempertandingkan kategori kyorugi atau pertarungan.

Bank-BRI-7th-Asian-Junior-TPada nomor pertarungan ini, taekwondoin Indonesia memang masih kalah matang dibanding lawan-lawannya. Prestasi tertinggi taekwondoin Indonesia hanya sampai di babak kedua melalui Edo Nursaptiawan di kelas + 78 kg putra. Taekwondoin putri, Anissa Grandiny (-42kg putri) terhenti di babak pertama setelah dikalahkan Nguyen Thi Thu Thuy (Vietnam). Begitu juga dengan Agniny Haque yang juga terhenti di babak pertama setelah ditundukkan Panipak Wongphatt (Thailand).

Sementara itu hari kedua kejuaraan taekwondo yang diikuti 26 negara itu, Korsel yang sehari sebelumnya terusik dengan dominasinya taekwondoin Iran, tampil dominan. Dari enam kelas yang dipertandingkan , Korea yang memang dikenal sebagai negeri leluhurnya taekwondo ini i dengan merebut tiga medali emas dan satu perak. Tiga emas lainnya, dibagi rata masing-masing satu medali emas untuk Thailand, Yordania, dan Iran.

Pertandingan hari kedua diawali dengan keberhasilan taekwondoin putri Thailand, Panipak Wongphatt yang meraih medali emas di kelas -44kg putri. Di final, Panipak mengalahkan Inna Izabella D (Filipina), yang harus puas dengan medali perak. Medali perunggu diraih bersama Chiu Shao Wei (Taiwan) dan Nong Thi Viet (Vietnam).

Taekwondoin Yordania, Moath Alqatawneh meraih emas di kelas -45kg putra setelah di final mengalahkan Mohammad Aslani (Iran). Medali perunggu kelas ini diraih Nguyen Khuong (Vietnam) dan Kim Arthur (Kazakstan).

Republik Korea meraih emas pertama di kelas -42 putri melalui Hae Ji Chao. Di final, Ji Chao mengalahkan Lin Wang Ting (Taiwan), sementara medali perunggu jatuh ke tangan Batool Ibrahim N (Yordania) dan Irene Therese B (Filipina).

Emas kedua Republik Korea dipersembahkan Da Hwi Kim di kelas 49kg putri. Di final Da Hwi Kim mengalahkan Napatsorn (Thailand). Medali perunggu jatuh ke tangan Zan Tianrui (Cina) dan Zhang Zih Ting (Taiwan).

Medali emas ketiga Republik Korea terjadi di kelas +78 putra melalui Yong Sik Kim, yang di final mengalahkan Mohammadreza Inanlou (Iran), sementara perunggu diraih Chang Wei Chieh (Taiwan) dan Hamza Kattan (Yordania).

Medali emas terakhir diraih taekwondoin Iran Saied Rajabi di kelas -78 putra. Pada final, Rajabi mengungguli Keyong Jin Kim (Republik Korea). Medali perunggu jatuh ke tangan Chang Wei Chieh (Taiwan) dan Mauletkanov Sayan (Kazakstan).TOR-02

TINGGALKAN KOMENTAR