JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Petenis asal DKI Jakarta Prayoga Ahmadi berhasil menjadi juara tunggal putra KU-16 tahun Turnamen Tenis Yunior Gasim Cup 2013 setelah mengalahkan Panji Untung Setiawan dari NTB dua set langsung 6-3, 6-2 dalam waktu 80 menit di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu.

prayogaKualitas permainan Yoga memang masih di atas Panji. Terlihat sepanjang permainan Yoga membuat Panji tidak berkutik. Tak heran, partai puncak yang diharapkan berlangsung ketat gagal tercipta.

“Sejak awal saya memang sudah percaya diri bakal menang,” kata Prayoga yang mencatat rekor tiga kali menang dan sekali kalah melawan Panji, demikian siaran pers dari panitia penyelenggara.

Sementara di nomor tunggal putri KU-16 tahun, gelar juara berhasil diboyong petenis Bali, Ni Putu Armini. Pada babak final, Ni Putu menang atas petenis DKI Jakarta, Siti Nur Arasy dua set langsung 6-4, 6-2 dalam waktu 1 jam 25 menit.

Penampilan Arasy di final tampak tidak maksimal. Ia hanya sempat unggul di dua game pertama 2-0 pada set pertama. Setelah itu kendali permainan berhasil dikuasai Armini yang membalikkan keadaan hingga kedudukan 4-2. Sempat terjadi kejar mengejar angka namun Armini tak terbendung untuk memenangkan set pertama 6-4.

Pada set kedua, Arasy sudah semakin sulit mengejar ketinggalannya. Terlebih dengan staminanya yang terlihat kian merosot. Dengan mudah Armini pun menyudahi perlawanan Arasy 6-2.

“Stamina saya memang habis makanya pukulan saya sudah tak terkontrol lagi,” ujar Arasy usai pertandingan.

Pada final lainnya di tunggal putra KU-12 tahun, petenis andalan Jateng Iswandaru Kusumo gagal memenuhi ambisinya meraih gelar juara. Ia menyerah di tangan petenis Jabar, Muhamad Althaf dari Jabar dalam pertarungan dua set 4-6, 1-6 dalam waktu 1 jam 25 menit.TOR-02

TINGGALKAN KOMENTAR