JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pada Rabu, (17/7) itu, suasana GOR Pelita Bakrie benar-benar beda disbanding hari-hari sebelumnya. Soalnya GOR yang telah banyak melahirkan pebulutangkis kelas dunia itu didatangi sang bos Aburizal Bakrie.

arbARB begitu pria yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar itu disapa, sengaja menyambangi GOR bulutangkis milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu untuk membangkitkan kembali semangat para pemain klub tersebut agar tetap berprestasi bukan saja di level nasional juga internasional.

Masih segarkah dalam ingatan kita, di GOR bulutangkis yang terletak di kawasan Duri Kosambi Jakarta Barat ini lahir sejumlah pemain top Indonesia yang kemudian berprestasi dunia.

Sebut saja Icuk Sugiarto yang menjadi juara dunia 1983 di Kopenhagen, Denmark, Rosiana Tendean, Lili Tampi yang menjadi pemain ganda andalan tim Piala Uber, Chandra Wijaya, pemain ganda yang merebut medali emas Olimpiade Sydney bersama pasangannya Toni Gunawan dan Tommy Sugiarto, putra Icuk Sugiarto yang kini menjadi tulang punggung bulutangkis Indonesia.

Pada kesempatan itu, ARB memberikan apresiasi tinggi kepada Pengelola Persatuan Bulutangkis (PB) Pelita Bakrie yang selama 26 tahun terakhir terus membina dan melahirkan pebulutangkis andal. Salah satu contohnya adalah keberadaan Tommy Sugiarto, produk asli PB Pelita Bakrie yang kini menempati peringkat 7 dunia dan peringkat tertinggi tunggal putra Indonesia.

“Selama ini, PB Pelita Bakrie telah menghasilkan pemain-pemain papan atas seperti Icuk Sugiarto, Candra Wijaya, Indra Wijaya, Lili Tampi, Rosiana Tendean, dan terakhir Tommy Sugiarto, Ini membuktikan dedikasi tinggi dari PB Pelita Bakrie terhadap prestasi bulutangkis Indonesia. Ini fakta bahwa PB Pelita Bakrie adalah bagian penting dari prestasi bulutangkis Indonesia. Contohnya Icuk Sugiarto adalah mantan juara dunia, begitu juga dengan Candra Wijaya yang juga pernah menjadi juara dunia dan juara olimpiade,” papar ARB.

Menurut ARB, kelangsungan pembinaan di PB Pelita Bakrie ini tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras Icuk Sugiarto, yang memimpin PB Pelita Bakrie sejak beberapa tahun terakhir. Pelita Bakrie ini sendiri dididikai ARB 27 tahun silam.

Terkait dengan keberadaan GOR Pelita Bakrie yang dibangun dari kerjasama dengan pihak PLN selama 30 tahun, ARB menjanjikan bahwa kerjasama tersebut akan terus dilanjutkan. GOR Bulutangkis Pelita Bakrie dibangun dengan sistem BOT dengan PLN selama 30 tahun. Kerjasama tersebut akan berakhir 2016.

“Insya Allah, kerjasama dengan PLN akan terus kita lanjutkan. Saya kagum dan bangga dengan pengabdian dan dedikasi Icuk Sugiarto, yang selama 27 tahun ini terus bersama Pelita Bakrie,” ujar ARB lagi.TOR-02

TINGGALKAN KOMENTAR