JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Badan Futsal Nasional (BFN) PSSI kembali menggulirkan kompetisi Futsal yang tahun ini berlangsung empat seri di empat kota. Namun kompetisi yang berlabel Prim-a Indonesia Futsal League (IFL) 2013 dan mulai digulirkan  19 Agustus hingga 10 Nopember ini hanya diikuti tujuh tim.

Prim-a-Indonesia-Futsal-LeaKetujuh tim itu adalah FKB Bandung, Electric Cosmo PLN Yogyakarta, Libido FC Bandung, MFA Makassar, Tifosi Bhaskara Surabaya, Pertamina Jakarta dan Anker FC Mataram. Semula ada 10 tim yang tampil namun tiga tim lainnya mundur dengan alas an teknis.Tiga tim yang mundur adalah SWAP FC, IPC Pelindo dan Brilian FC.

Menurut Wakil Ketua Bidang Kompetisi Futsal BFN PSSI Tio Nugroho dalam jumpa wartawan di Jakarta, Jumat, (16/8). Ketujuh tim peserta IFL tahun ini merupakan hasil verifikasi BFN.

Seri pertama akan berlangsung 19-23 Agustus di GOR Amongrogo Yogyakarta kemudian disusul seri kedua, 2-7 September di GOR Gymnasium UPI Bandung, seri ketiga, 17-21 September di Tenis Indoor Senayan Jakarta dan seri terakhir (keempat), 1-5 Oktober di Surabaya.

Setelah menyelesaikan empat seri, IFL akan ditutup dengan Final Four dan Gran Final yang akan digelar di Jakarta tepatnya di Tennis Indoor, 8-10 November 2013..

Setiap tim akan saling bertemu sebanyak dua kali dalam empat seri. Poin yang didapat di empat seri diakumulasikan untuk menentukan empat tim yang berlaga di final four.

Tio menambahkan bahwa IFL akan memperebutkan total hadiah sebesar 180 juta rupiah. Juara pertama akan mendapat 80 juta rupiah, runner-up sebanyak 40 juta, sementara peringkat ketiga 30 juta. Adapun peringkat empat akan mendapatkan 20 juta rupiah.

“Kami juga menyediakan hadiah untuk best player dan top skorer. Untuk best player dan top skorer sebesar 5 juta rupiah,” papar pria yang juga presenter bola ini.

Sementara itu Vice Operation Director PT Sinar Sosro yang merupakan induk perusahaan Prim-a, Sudarmo mengatakan, keterlibatan mereka dalam mendukung IFL ini karena melihat olahraga futsal semakin popular di Indonesia.

‘’Kami melihat futsal semakin digandrungi masyarakat dan kami berharap IFL akan setara dengan kompetisi sepakbola konvensional seperti Indonesia Super League (ISL). TOR-05

 

TINGGALKAN KOMENTAR