JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengatakan pencak silat yang merupakan seni bela diri kebanggaan Indonesia akan makin mendunia jika terdapat sinergi antarpemangku kepentingan.

“Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam memajukan pencak silat,” ujar Roy Suryo dalam acara public forum “Pencak Silat Menembus Dunia” di Kongres II Diaspora Indonesia, Jakarta, Minggu.

Menurut dia, seni bela diri Indonesia tersebut telah berkembang dan maju di dunia internasional, selain prestasi internasional yang diraihnya.

Dalam kesempatan yang sama Inisiator Kongres Diaspora Duta Besar Dinno Patti Djalal menekankan bahwa inovasi yang dapat dilakukan oleh Pemerintah dan lembaga Pencak Silat Nasional adalah memberikan gelar pendekar kepada duta pemimpin asing yang datang berkunjung.

“Dengan demikian, mereka dapat menjadi Duta Besar Pencak Silat begitu kembali ke negara mereka,” ujar dia.

Forum yang dihadiri oleh sekitar 300 orang itu juga dibuka oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman.

Sejumlah tokoh pencak silat dunia ikut memberikan pandangan untuk memajukan seni bela diri khas Indonesia tersebut, di antaranya Presiden Pencak Silat Afrika Selatan Sariat Arifia, Presiden Pencak Silat Eropa Aldinal Alrashid, dan George de Groot dari Belanda yang telah menulis buku tentang pencak silat.

Forum tersebut juga diselingi oleh atraksi dari berbagai perguruan pencak silat nasional dan internasional.

Pada akhir acara, tokoh pencak silat dari Amerika Serikat Terra Kurnia membacakan Deklarasi Pencak Silat yang bertujuan meningkatkan sinergi antarpemangku kepentingan pencak silat nasional dan menjadikan pencak silat sebagai salah satu nomor tanding di Olimpiade. TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR