JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pemain yang baru sepekan silam resmi bergabung dengan Satria Muda (SM) Britama Jakarta, Agustinus Indrajaya, mengaku optimistis timnya dapat memenuhi ambisinya merasakan gelar juara pertamanya di Liga Bola Basket Nasional (NBL) musim kompetisi 2013/2014.

“Saya senang sekali bisa bergabung dengan SM Britama. Saya ingin juara di NBL dan saya lihat peluang SM juara NBL sangat besar,” kata pemain yang akrab disapa Indra tersebut di Jakarta, sebagaimana dikutip situs resmi klub SM Britama (www.indonesiasportventure.com), Senin.

Optimisme Indra didasari pada keyakinannya atas keberadaan rekan-rekan satu timnya, yang ia sebut merata kemampuannya baik itu para pemain senior maupun para pemain muda.

“Di sini banyak pemain-pemain bagus, para pemain senior sudah mantap permainannya, sementara yang junior juga bagus,” ujar dia.

Indra mengaku berharap ia dapat ikut membantu tim barunya menjuarai NBL 2013/2014 mengingat musim lalu perjuangan SM, selaku pemegang tujuh kali gelar juara kompetisi bola basket profesional tertinggi Indonesia, terhenti di babak empat besar (Seri Championship) setelah dikalahkan Stadium Jakarta.

Untuk itu, Indra bertekad bersama-sama rekan satu timnya mempersiapkan mental menghadapi atmosfer NBL yang sempat ia tinggalkan selama satu musim kala membela Indonesia Warriors, tim yang semanajemen dengan SM Britama, di Liga Bola Basket ASEAN (ABL) 2013.

“Para pemain SM perlu dimantapkan mentalnya saja supaya lebih matang agar dapat membantu tim. Saya berharap dapat membantu tim ini meraih juara,” ujarnya.

Sementara itu, Indra juga mengakui pengalaman satu musim di ABL telah memberi pelajaran berharga terutama dalam soal pertahanan mengingat lawan-lawan yang ia hadapi memiliki postur tubuh lebih besar karena selain para pemain Asia Tenggara juga turut berlaga sejumlah pemain asing asal Amerika Serikat.

“Di Warriors saya bermain dengan yang bagus-bagus dan berpostur lebih besar. Hal itu sangat membantu saya dalam sisi defense dan cara permainan secara keseluruhan,” kata Indra.

“Saat bertemu pemain lokal, percaya diri saya juga akan meningkat,” ujarnya menambahkan.

Indra, mantan kapten CLS Knights Surabaya, secara resmi menyelesaikan kepindahannya ke SM pada Rabu (14/8) melalui pertukaran mengingat ia belum dua tahun putus kontrak dari tim Surabaya tersebut.

SM menukarkan Agustinus dengan mantan pemain mereka, Agung Sunarko, yang berlabuh ke Surabaya.

Dalam musim terakhirnya bersama CLS Knights pada 2011/12, Indrajaya mencetak rata-rata 8.7 poin dan 6.4 rebound per pertandingan.

Hingga saat ini SM telah memastikan tambahan satu pemain lain selain Indra, yaitu Erick Sebayang, yang berstatus pemain yang tidak terikat kontrak (free-agent).

Meskipun Erick berstatus “free agent” setelah tidak disodori perpanjangan kontrak oleh mantan klubnya, Pelita Jaya (PJ) Energi-MP, SM tetap harus membayar transfer kepada klub lamanya, sesuai dengan peraturan perpindahan pemain NBL.

SM diperkirakan membayar Rp75 juta kepada PJ untuk memuluskan langkah mendapatkan tanda tangan Erick, sebagaimana disebutkan dalam akun twitter resmi NBL (@nblindonesia) pada Rabu (14/8) pekan lalu.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR