Untuk kesembilan kalinya, pasangan emas Olimpiade 1992 Barcelona, Spanyol, Allan Budikusumah-Susy Susanti menggelar Kompetisi Bulutangkis kelompok umur 2013 yang akan berlangsung 1-7 September mendatang di GOR Asia Afrika Senayan Jakarta.

Turnamen yang diberi nama Allan-Susy Tecknology (Astec) Open itu tahun ini diikuti 1300 pemain dari 15 Provinsi plus pemain asing asal Vietnam dan Perancis.

Sama dengan misi penyelenggaraan sebelumnya, Astec Open ke-9 yang tahun mendapat dukungan dari produk minuman air mineral PRIM-A itu menjaring pemain-pemain berbakat yang kelak diharapkan menjadi andalan Indonesia di even internasional pada masa mendatang.

Susy Susanti yang merupakan penggagas turnamen Astec bersama suaminya Allan Budikusumah dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, (28/8) mengatakan, sejak pensiun sebagai pemain, dirinya bersama Allan ingin membantu PBSI dalam melakukan pembinaan.

 ‘’Saya dan Allan kini memang sudah lama pension dari bulutangkis sebagai pemain. Namun kami berdua tentu tak bisa melupakan dunia yang telah membesarkan kami. Jadi kami merasa terpanggil untuk tetap membina bulutangkis melalui penyelenggaraan Astec Open,’’kata juara All England empat kali (1990, 1991, 1993, 1994) itu.

  “Sudah sembilan tahun kami menggelar turnamen ini dan terus berkomitmen menciptakan atlet-atlet berbakat. Saya dan Susy merasa punya tanggung jawab besar untuk mempopulerkan bulutangkis di tanah air,” ujar Allan menambahkan.

Peraih emas tunggal putra di Olimpiade Barcelona tahun 1992 tersebut ingin membantu Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menciptakan atlet-atlet yang nantinya bisa seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Baik Allan maupun Susy sama-sama berharap olahraga bulutangkis ini bisa kembali berjaya seperti dulu agar membawa kebanggaan dan keharuman nama bangsa Indonesia di mata dunia.

Susi berharap kejuaraan Astec Open ini bisa masuk kalender resmi tahunan Badminton World Federation (BWF).

“Kejuaraan ini kan sudah sembilan tahun. Semoga saja di tahun depan yang bertepatan dengan satu dasawarsa Astec Open bisa memasukkan kejuaraan ini ke dalam kalender BWF,” papar Susy yang juga mendapat dukungan dari salah satu Pembina bulutangkis nasional, Mimi Irawan itu.

Sementara itu Vice Operations Director PT Sinar Sosro yang memproduksi PRIM-A, Sudarmo mengatakan keterlibatan mereka dalam mendukung penyelenggaraan Astec Open ini dilandasi oleh keinginan kuat untuk meningkatkan prestasi bulutangkis Indonesia.

‘’Kita tahu cabang bulutangkis bagi Indonesia adalah sebuah kebanggaan karena sejak tahun 1950-an hingga kini selalu mempersembahkan prestasi besar. Indonesia pernah menjadi raja di Piala Thomas, Uber dan turnamen-turnamen bergengsi seperti All England, kejuaraan dunia hingga Olimpiade,’’kata Sudarmo.

Sesuai dengan moto PRIM-A ‘’Segarkan Semangat, produk minuman air mineral produksi PT Sinar Sosro itu ingin menggairahkan kembali pembinaan bulutangkis di tanah air.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR