Menjadi Atlet Senam Karena Hyperaktif
Bagi Irene Cahya Anggraeny, menjadi atlet senam awalnya karena dorongan orang tua. Ketika masih kecil tepatnya usia di bawah 5 tahun IreneĀ  tak pernah diam selalu bergerak.
Inilah yang membuat kedua orang tuanya, Sukamto (ayah) dan Cucu Cahyanti (ibu) mengarahkan Irene kecil menjadi atlet senam.
”Selain itu badan saya memang lentur, suka guling-gulingan dan lompat-lompatan dalam rumah. Saya pun kemudian mulai tertarik berlatih senam,”kata gadis cantik kelahiran Bandung 20 Juni 1996 ini.
Menanggapi target medali emas yang dibebankan pada dirinya, Irene mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin kendati persaingan amat ketat.
”Saya tak mau takabur dulu, apalagi lawan-lawan yang dihadapi cukup berat,”papar siswsi kelas III SMA 20 Bandung itu sembari menyebut Amalia dan Taszah dari Jatim menjadi lawan terberat.(suharto olii)

TINGGALKAN KOMENTAR