JAKARTA-(Tribunolahraga.com)

Menyadari tingkat persaingan yang begitu ketat, tim senam Jabar agak hati-hati dalam mematok target di Popnas 2013 ini. Mereka pun mencoba mencuri medali emas dari nomor artistik palang bertingkat putri.
Di nomor ini, Jabar punya andalan yakni Irene Cahya Anggraeny yang pada PON XVIII 2012 lalu di Pekanbaru merebut medali perunggu.
”Jika mengacu hasil di PON tahun lalu itu kami berharap mendapatkan emas dari Irene,”kata pelatih artistik putri tim senam Jabar, Dadan Sungkawa yang juga Komisi Teknik (Komtek) Artistik Pengprov Persani Jabar ini.
Namun Dadan mengakui perjuangan Irene untuk mendapatkan emas di Popnas ini tak mudah. Ia kemudian menyebut nama-nama seperti Amartiyani (DKI), Amalia, Taszah (Jatim) dan Gunti (Bali) menjadi pesaing terberat.
Pada PON 2012 lalu, ketika Irene mendapatkan medali perunggu, medali emasnya direbut Nefi Nurbaeti dari Kaltim, perak oleh Amartiyani.
Di Popnas kali ini, Nefi sudah tidak ikut karena sudah tamat SMA.”Siapa pun yang merebut emas di nomor palang bertingkat putri ini pasti akan melewati perjuangan tak mudah,”kata Dadan.
Selain Irene, Jabar juga menurunkan Dazria Destiyana, Meli Mulyani dan Sita Adji Ramdhani (putri). Sementara putra terdiri dari Muhamad Gifari Kamal, Daizal Tauziri, Cep Riri Irawan dan Imam Hamam.
Untuk artistik putra, Jabar tak mematok target muluk-muluk. Target yang diapungkan pun cukup medali perunggu. TOR-06

TINGGALKAN KOMENTAR