JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Bagi pecatur kawakan Indonesia GM Haji Ardiansyah tampil di  Indonesia Open Chess Championship (IOCC) 2013 menjadi ajang penting untuk tetap mengasah sekaligus mempertahankan kemampuannya.

Meski sudah berusia tua, Ardiansyah tetap memperlihatkan permainan terbaiknya termasuk menghadapi lawan yang usianya lebih muda dari dirinya.

Pada babak kedua, Jumat, (11/10), Ardiansyah menghadapi WIM Chelsie Monica Sihite yang usianya terpaut jauh darinya. Bahkan para wartawan peliput IOCC ini, mengibaratkan duel Ardiansyah melawan Chelsie bagaikan duel ‘’sang kakek melawan sang cucu’’.

Dengan pengalamannya yang segudang, Ardiansyah mampu mengatasi perlawanan Chelsie, salah satu pecatur putri  masa depan Indonesia itu.

‘’Saya tak hanya sekedar mengejar kemenangan, tetapi saya ingin memberikan pelajaran berharga kepada pecatur yunior seperti Chelsie ini bahwa mereka harus mematangkan permainannya.

‘’Ibarat buah, para pecatur muda ini harus dimatangkan melalui turnamen,’’kata Ardiansyah yang kini berusia 64 tahun ini.

 

IOCC ini menurut Ardiasyah memiliki bobot tinggi karena diikuti pecatur-pecatur berkelas dunia. Ini kesempatan emas buat pecatur Indonesia guna mengasah kemampuannya.

 

=Anjas Novita=

IOCC yang digelar di Ballroom Puri Ratna Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, ini juga ditandai dengan penampilan gemilang  FM Anjas Novita yang meraih dua kali kemenangan beruntun.

Sebelumnya pada hari pertama IOCC, Kamis (10/10/2013) Anjas Novita meraih kemenangan atas GM Paragua Mark. Kemenangan kedua diperoleh pecatur asal DKI tersebut dari GM Dao Thien Hai  asal Vietnam di langkah ke-46.

Selain Anjas Novita, pecatur Indonesia yang meraih kemenangan adalah WGM Irene Kharisma Sukandar atas rekannya sendiri yakni MN Tumpak Sinurat.

Sementara GM Susanto Megaranto hanya mampu bermain remis dengan juniornya IM Faris Rahmansyah, setelah di langkah ke-36 kedua pecatur sepakat remis.

“Saya kena skak abadi mulai langkah ke-32. Saya tidak ada peluang menang. Farid bermain bagus dan cekatan. Permainan Farid sempat membuat saya pusing,” papar Susanto.

GM Cerdas Barus juga main remis saat melawan GM Shyam Sundar M, di langkah ke-38. Raihan poin setengah juga dibukukan IM Irwanto Sadikin dari lawannya GM Gupta Abhijeet.

‘’Ia terpaksa meminta remis pada langkah ke-38, karena mulai mengalami krisis waktu. Beruntung Gupta menerima tawaran saya,” ujar Irwanto kepada wartawan usai pertandingan.

Sementara  WGM Medina Warda Aulia menyerah dari lawannya GM Salem AR Saleh. OR-05

 

TINGGALKAN KOMENTAR