JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Ruangan Puri Ratna Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta tempat berlangsungnya Indonesia Open Chess Championships (IOCC) III/2013 sesungguhnya sejuk karena dilengkapi fasilitas AC yang modern.Namun dalam dua hari terakhir ini, suasana panas menyelimuti para peserta terutama mereka yang bersaing merebut tahta gelar juara.

Hingga babak ke-10, Rabu, (16/10) malam, panasnya persaingan itu semakin kental. Dan hingga babak ke-10 itu, siapa yang bakal menjadi juara belum bisa dipastikan.

Penentuan juara IOCC 2013 ini baru akan dipastikan, Kamis, (17/10) besok yang memainkan satu babak terakhir (11).

Dengan penampilannya yang konsisten, ulet, sabar dan ditambah kekuatan mentalnya,  GM Aleksey Dreev masih tetap memimpin klasemen sementara IOCC 2013 ini dengan total nilai 8.

Pada hari ini yang memainkan dua babak (9 dan 10) itu, di babak ke-9 Aleksey mendapai poin cuma-cuma karena lawannya Moiseenko Alexander dari Ukraine tak hadir. Juara Eropa 2013 itu ditengarai ketiduran.

Tiga jam kemudian, Aleksey yang mantan juara dunia itu menghadapi pecatur asal Vietnam, IM Nguyen Duc Hoa. Meski sempat mendapat perlawanan ketat, Aleksey mampu menundukkan Nguyen di langkah 59 pembukaan Slavia.

Pada babak ke-11 yang dimainkan pagi hari tepatnya pukul 11.00 WIB itu, Aleksey ditantang pecatur asal India, GM Gopal Gangguly yang kini mengemas nilai 7. Gopal sendiri, pada babak ke-10 menekuk pecatur asal Vietnam, GM Nguyen Ngoc Truong Son.

Posisi kedua di papan klasemen sementara ditempati GM Moiseenko dengan total 7,5 poin. Moiseenko akan menghadapi mantan penantang juara dunia, GM Nigel Short dari Inggris di babak terakhir.

Pada babak ke-10, Moiseenko menundukkan pecatur asal India, GM Ganguly Surya Sekar yang merupakan sekondan juara dunia GM Anand Vishuwanatan Anand. Moiseenko berpeluang menjadi juara apabila dia mampu mengalahkan Nigel Short dan Aleksey dikalahkan Gopal.

Pengamat catur, Kristianus Liem pun mengakui masih sulit memastikan siapa yang menjadi juara di IOCC 2013 ini.

‘’Memang di atas kertas peluang Aleksey lebih besar. Namun Moiseenko menjadi ancaman. Saya kira masih ramai,’’kata Kris.

Sementara itu, di tengah ketatnya persaingan di level atas, pecatur andalan Indonesia GM Susanto Megaranto, menyeruak masuk kelompok 10 besar dengan mengemas nilai 6,5.

Di babak ke-11 ini, Susanto ditantang pecatur asal Vietnam, IM Nguyen Duc Hoa yang juga sama-sama mengumpulkan nilai 6,5.

Pecatur Indonesia lainnya yang berpeluang minimal menembus 20 besar adalah ‘’singa tua’’ GM Haji Ardiansyah yang kini mengemas nilai 6. Di babak ke-11, Ardiansyah akan menghadapi GM Vasquez Igarza Renier dari Spanyol. TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR