BOGOR–(TribunOlahraga.com)

Pembalap asal Purwakarta, Surya Uya Kuya (Hardolin Paula Poker Woy Imola CLD GOZ membuktikan dirinya sebagai yang terbaik di Grand Final Pertamina Enduro Comet KYT R9 BRT The Master Of Matic Race 2013 di Sirkuit Karting Internasional Sentul Bogor, Jabar, Minggu, (3/11).

Uya Kuya tak terbendung lagi menjadi juara umum sekaligus membawa pulang dua unit sepeda motor matic keluaran terbaru. Di Grand Final yang melibatkan 320 peserta itu, ia menjadi juara umum sekaligus juara nasional di dua kelas yakni Matic 130cc STD Pemula dan Matic 150cc TU Pemula.

Di kelas Matic 130cc STD Pemula, dari lima yang digelar, Surya Uya Kuya yang mengendari Yamaha ini melakukan sapu bersih atau selalu juara pertama di setiap seri, seperti yang dilakukan Surya pada seri grand final ini. Ia tampil dominan di sepajang lomba dan menjadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis. Alhasil ia pun meraup nilail sempurna 125 poin.

Juara umum kedua diraih Ady M Taufik GPE (Subang/Clean & Kawahara Hariot’s FT Keyspeed)  yang mengoleksi total 60 poin. Ironisnya, Ady Taufik cukup main di tiga seri dan selalu menjadi juara kedua.  Peringkat ketiga ditempati M Arief (Bandung), diikuti Agung Ihkal (Karawang), Edi Pendikt (Bekasi), dan Ray Aldi (Banten).

Di kelas Matic 150cc TU-Pemula, lagi-lagi Surya berhak atas hadiah juara umum berupa sepeda motor Yamaha Xeon. Meski pada grand final, Surya harus puas menjadi juara kedua, namun tambahan 20 poin itu sudah cukup bagi Surya untuk mengoleksi nilai tertinggi di klasemen akhir. Surya meraup 90 poin.

Agung Hikal di tempat kedua dengan total 68 poin, diikukti Anggara Ardani (Bandung), Julio Usmanius (Cikampek), dan Ady M Taufik (Subang).

“Saya gembira bisa menjadi juara umum serta mendapat hadiah dua buah motor. Sukses ini tentu bukan karena saya saja, tetapi atas dukungan seluruh rekan-rekan tim, terutama mekanik,” ujar Surya usai lomba.

Di kelas paling bergengsi Free For All (FFA), langganan juara Danny Keder (Subang) kembali menjadi jawara seri grand final sekaligus memastikan menjadi juara umum dengan raihan 111 poin. Danny Keder pun berhak atas sebuah motor matic.

Juara kedua diraih Jafar Munir (Subang) dengan 49 poin, diikuti Berry Pratama (Banten) dengan 46 poin, serta Arie Oktane (Bandung), juga dengan 46 poin, sementara peringkat kelima Agung Hikal dengan 44 poin.

Motor matic keempat jatuh ke tangan Ferry Oktane (Bandung) yang menjadi terbaik di kelas Matic 150cc TU Open. Ferry Oktane mengumpulkan nilai total tertinggi 82 poin. Peringkat kedua Danny Keder (Subang) dengan 76 poin, diikukti Jafar Munir (61), Asep Bedun (53), dan Arie Octane (40).

Sementara di kelas Matic STD Khusus Wanita (115cc), pembalap Pieka (DKI) menjadi kampiun. Pada balapan sebanyak 8 putaran itu, Pieka mengungguli pembalap wanita senior, Inuk Blazer (DKI), diikuti Diana CL (Solo), Pipin Rahmalia (Subang), dan Raya Kitty (Bandung).

Big Bos Trendypromo Mandira Helmy Sungkar, selaku promotor event ini mengaku gembira dengan keberhasilan kejuaraan ini di sepanjang tahun 2013. Helmy juga merasa puas dengan kinerja kejuaraan, meski masih jauh dibilang dari kata sempurna.

“Ini sebuah prestasi yang menggembirakan. Meski secara kualitas masih tidak jauh beda dengan tahun lalu, namun kami merasa perjuangan dari seri ke seri untuk menggelar The Master of Matic Race ini sangat luar biasa. Untuk saya ucapkan terima kasih untuk semua sponsor yang mendukung kejuaraan ini seperti PT Pertamina dengan Pertamina Enduro Matic, Comet, KYT, R9, dan BRT. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut yang lebih baik lagi di musim depan,” papar ayah pereli nasional Rifat dan Rizal Sungkar ini.

Helmy juga mengatakan, untuk balapan tahun depan, akan lebih meriah baik dari segi peserta maupun penyelenggaraan.’’Doakan saja semoga even ini mampu menggairahkan pembinaan balap motor di tanah air sekaligus menjadi tontonan dan hiburan bagi masyarakat,’’demikian Helmy menutup perbincangannya dengan sejumlah wartawan itu. TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR