JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Kompetisi sepakbola U-16 Liga Pertamina 2013 sebetulnya belum berakhir. Namun Villa 2000 dipastikan juara setelah menempati peringkat pertama klasemen akhir dengan mengemas 60 poin hasil dari 24 pertandingan.

Posisi runner-up ditempati Pertamina Soccer School yang hanya mengumpulkan poin 53 dari 24 pertandingan yang dilakoninya. Pertamina League U-16 diselenggarakan Pertamina Foundation dalam upaya membangun sepakbola Indonesia.

Direktur  Pertamina School, Hadi Rhamdani dalam keterangan persnya  di Lapangan Pertamina Simprug Jakarta Selatan, Sabtu, (9/11)  mengatakan, prestasi belum sepenuhnya tercapai. Namun demikian kata dia,  setidaknya  PSS (Pertamina Soccer School) sudah bisa melihat hasil pembinaan dari  kompetisi ini.

Ia berharap kompetisi ini bisa menjadi acuan di masa mendatang. ‘’Tetapi kami puas karena tingginya semangat para peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai basis pembinaan,’’papar Hadi lagi.

Di musim depan, Pertamina League tidak hanya memainkan kompetisi U-16 tapi rencananya akan memutar U-17 pun secara bersamaan. Untuk U-16, musim depan diikuti 18 tim berbeda dengan saat ini yang hanya diikuti oleh 14 tim.

“Tahun depan dua kompetisi yaitu U-16 dan U-17. Kami memberikan sinyal kepada PSSI untuk mengambil pemain hasil pembinaan PSS. Saya berharap para pemain kami bisa memberikan kontribusi bagi Timnas,” jelasnya.

Menurut Hadi Rhamdani, rutinitas kompetisi sangat menentukan peningkatan kualitas pemain muda. Dan, dia menyebut tidak tertutup kemungkinan Pertamina Foundation melibatkan tim-tim dari luar Jabodetabek.

“Kita akan terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Pertamina League. Tidak tertutup kemungkinan menampilkan tim dari luar Jabodetabek,” demikian Hadi mengakhiri percakapannya dengan para wartawan.TOR-05

 

TINGGALKAN KOMENTAR