JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Penyelengaraan Liga Desa Indonesia (LIDI) menjadi pembahasan penting dalam Rakor Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI. Rakor Basri di gelar di Hotel Twin Plaza Tomang, Jakarta Barat, 15 sampai 16 November dan diikuti oleh ratusan peserta dari utusan daerah.
Ketua Umum BASRI Edy Sofyan mengatakan, LIDI merupakan kompetisi yang dikhusuSkan untuk untuk mengakngkat bibit potesial di daerah-daerah.
“Kita terus terang saja , dana untuk menggelar LIDI ini hanay dana BASRI. Tpi kedepannya kita akan menjalin kerjasama dengan sponsor,” kata Edy kepada Bolaskor.com, Sabtu (16/11).
“Dana itu kita pungut dari para peserta sebagai uang pendapaftaran yang besarnya sekitar 1 juta,” tambahnya.
LIDI akan digelar mulai dari tingkat kecamatan dan berlanjut ke tingkat kabupaten/kota dan provinsi.Kali LIDI akan diikuti oleh 1800 kecamatan dan akan di mulai bulan Januari mendatang.
“Siapa tahu dari LIDI ini ada pemain yang berkualitas dan bisa menjadi sumbangan untuk timnas kita. Kita akui terkendala dengan daerah-daerah yang jauh tapi kita pastikan akan selesai sebelum Kick 0ff dimulai,” tandasnya.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR