JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Setelah Papua, Nangroe Aceh Darussalam, dan Sumatera Utara, Bali juga resmi medndaftarkan diri menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020. Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan seluruh dokumen pendaftaran ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Jumat (29/11).

Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta yang hadir langsung ke KONI pusat memimpin jajaran terkait menyerahkan kelengkapan persyaratan yang akan diperiksa KONI. ” Kami sudah siap melakukan penyelenggaraan PON,”tegas Sudikerta.

Menurutnya, Bali sangat potensial dan nyaman untuk dijadikn lokasi perhelatan pesta olahraga nasional itu.Terlebih, secara geografis Bali terletk di pertengahan Indonesia. “Tempat kami (Bali), enak dari timur, enak dari barat karena kami berada di tengah-tengah,” katanya.

Dengan menjadi tuan rumah PON 2020, Bali ingin sekaligus memajukan olahraga di wilayahnya. Salah satunya, dengan membangun sarana-saran olahraga yang dibutuhkan. “Komitmen kami ingin memajukan olahraga di Bali. Tentu, tidak bisa dengan usaha kami sendiri. Berbagai stakeholder juga sudah mendukung kami. Dari infratrukstur, kami sudah merancang stadion internasional yang bisa digunakan untuk aktivitas olahraga. Letak lokasi itu ada di kawasan Pecatu. Graha, dan Jimbaran,” paparnya.

Ketua Tim Penjaringan Tuan Rumah PON 2029, K. Inugroho mengatakan, pihaknya akan segera memeriksa proposal yang dibawa oleh Pemprov Bali. “Kami bahagia karena Bali mengikuti bidding untuk PON XX. Setiap calon tuan tumah akan melewati proses administrasi. Setelah ini kami akan melakukan peninjauan lapangan. Kami akan melihat apa yang disampaikan sesuai dengan yang dibutuhkan umtuk venue,” ungkap Inugroho. TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR