JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
ISAK tangis diperlihatkan Jan O Jorgensen begitu ia menyudahi perlawanan Kenichi Tago dari Jepang di final BCA Indonesia Open Superseries Premier di Istora Senayan, Minggu (22/6), 21-18, 21-18.

Begitu menang, pebulutangkis asal Denmark ini langsung memperlihatkan tangisnya saking terharu. Pasalnya, ia bukan cuma jadi juara baru, tapi juga pemain non-Asia pertama yang jadi juara tunggal putra sepanjang penyelenggaraan Indonesia Open sejak 1982.

Selain itu, Denmark juga mencatat sukses ganda setelah pasangan campuran Joachim F. Nielsen/Christinna Pedersen mengalahkan Xu Chen/Ma Jin, 21-18, 16-21, 21-14.

Dengan dua gelar itu, Denmark menjadi negara Eropa pertama yang bisa membawa pulang dua medali emas dalam satu gelaran Indonesia Open. Eropa terakhir merebut dua gelar pada Indonesia Open 2000 ketika Joanne Goode/Donna Kellog merebut gelar ganda putri dan Simon Archer/Joanna Goode membawa pulang gelar ganda campuran.

China juga merebut dua gelar melalui tunggal putri Li Xuerei, mengalahkan Ratchanok Intanon dari Thailand, 21-13, 21-13, dan Tian Qing/Zhao Yunlei yang menang WO atas Ma Jin/Tang Yuanting, Pasangan ini mundur karena Ma Jin cedera.

Indonesia berpeluang merebut satu gelar tersisa melalui Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Pada laga terakhir, Hendra/Ahsan berhadapan dengan Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong dari Korsel. TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR