JAKARTYA-(TribunOlahraga.com)
PB Djarum akan menurunkan 50 (27 putra, 23 putri) dan 55 pebulutangkis (30 putra, 25 putri) di dua turnamen Astec di Gedung Bulutangkis Asia Afrika, Senayan, Jakarta, 12-20 Agustus.

Ke-50 atlet pertama tampil di Indonesia International Challenge, 12-16 Agustus, dan 55 lainnya di Astec Open 2014. Seluruhnya akan bertarung bersama lebih dari 500 peserta yang akan meramaikan kedua turnamen. Astec International Challenge diikuti pebulutangkis kelas dewasa, sedangkan Astec Open diisi peserta kelas anak-anak, remaja, taruna, dan veteran.

Kedua turnamen ini, menurut pemilik merek dagang Astec, pasangan suami istri Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti, dipastikan akansemarak karena dilaksanakan secara bersamaan.

“Kejuaraan tahun ini merupakan kejuaraan Astec Open yang ke-10. Kami berterima kasih kepada PBSI yang telah memberikan kesempatan untuk menyelenggarakan turnamen ini. Kami berharap kejuaraan ini dapat menelurkan bibit bulutangkis di masa yang akan datang,” ujar Susi, dikutip dari laman pbdjarum.org.

Indonesia International Challenge menawarkan total hadiah sebesar 20 ribu dollar AS, diikuti ratusan peserta dari 17 negara.

Indonesia International Challenge 2014 juga menjadi uji coba penerapan sistem skor baru 5×11 sesuai keinginan BWF (Badminton World Federation). Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan uji coba sistem skor ini.

Namun sistem skor 5×11 hanya akan diterapkan di level international challenge yang diikuti pemain kelas dewasa. Sedangkan pada Astec Open X, sistem skor 21 masih diberlakukan, karena para peserta masih tergolong muda yaitu usia anak-anak hingga taruna (U-19).TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR