SERANG-(TribunOlahraga.com)
Meski telah memberikan perlawanan terbaiknya, Persidago harus mengakui keunggulan tuan rumah Perserang 1-2 (1-1) dalam laga pembuka Grup B Turnamen Sepakbola Piala Kemerdekaan 2015 di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu, (15/8) malam.

Disaksikan Presiden Joko Widodo, Menpora Imam Nahrawi, Gubenur Banten Rano Karno dan sejumlah pejabat tinggi pemerintahan, kedua tim memperagakan permainan apik.

Sebagai tuan rumah, Perserang memang tampil lebih percaya dengan mampu mendominasi jalannya pertandingan pada babak pertama.

Perserang langsung menciptakan peluang di awal babak pertama lewat sundulan Abanda Herman. Namun, bola masih bisa diamankan kiper Persidago.

Serangan yang begitu gencar dari Perserangan, memaksa kiper Persidago berjibaku menyelamatkan gawangnya. Namun pada menit 15, gawang Persidago akhirnya bobol lewat sundulan Jodi Kustiawan.

Ketinggalan 0-1, memaksa para pemain Persidago keluar menyerang dengan mencoba permainan kombinasi satu dua dengan memanfaakan lebar lapangan.

Upaya ini ternyata membuahkan hasil dan pada menit 29, Persidago mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Febrianto Bagoe. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, tempo permainan Perserang sedikit menurun seiring dengan mulai menurunnya fisik para pemain .

Berhasil menyamakan kedudukan, tim Perisidago yang diasuh pelatih Weli Podungge itu semakin termotivasi. Mereka terus menekan lini pertahanan tim lawan hingga menit ke-50.

Namun, tekanan Persidago tak membuat Perserang gugup. Dan para pemain Persidago pun terjebak pada permainan menyerang sehingga lalai dalam pertahanan. Alhasil di menit 52, tuan rumah Perserang membuat gol kedua lagi-lagi melalui Jodi Kustawan. Perserang pun kembali unggul 2-1.

Gol Jodi menjadi gol terakhir pada laga ini karena setelah itu, kedua tim bermain menoton. Karena baik Persidago maupun Perserang sama-sama mengalami kelelahan. Hingga wasit membunyikan peluit panjang, kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah Perserang.

Pelatih Persidago, Weli Podungge mengaku anak asuhnya kurang beruntung. Faktor kelelahan karena harus menempuh perjalanan jauh dari Gorontalo ke Serang, Banten sediktnya ikut mempengaruhi kebugaran fisik Febrianto Bagoe dkk.

”Namun anak-anak telah menunjukkan semangat tinggi meski menghadapi tuan rumah. Kekalahan ini tentu menjadi cambuk bagi anak-anak agar tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya,”harap Weli.

Weli juga menjelaskan, karena materi pemain Persidago ini mayoritas adalah mereka yang dipersiapkan menghadapi Pra-PON 2016, maka Piala Kemerdekaan ini menjadi ajang untuk mencari pengalaman dan mengasah kemampuan.

”Sejak awal saya katakan kepada para pemain, Piala Kemerdekaan ini harus mereka manfaatkan sebaik mungkin khususnya dalam mengasah kemampuan baik dalam teknik bermain bola, fisik dan mental tanding,’kata Weli.

Di Grup B ini Persidago bergabung bersama Perserang, Cilegon United, Persika Karawang, PSIR Rembang dan Persip Pekalongan.

Berikut hasil pertandingan Piala Kemerdekaan, Sabtu 15 Agustus:

Madiun Putra 0-2 Persekap Pasuruan
Cilegon United 3-0 Mojokerto Putra
PSS Sleman 0-2 Persepam Madura UTD
Persis Solo 2-3 PPSM Magelang
PSMS Medan 3-0 Persitara. TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR