JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

anton suseno

Sekjen PP.PTMSI Anton Suseno menunjukkan SK KONI Pusat soal kepengurusan PTMSI Marzuki Alie

SEKJEN PP PTMSI Pimpinan Marzuki Alie, Anton Suseno, mengatakan pihaknya berpedoman pada SK KONI Pusat. Jika KONI Pusat mencabutnya, pihaknya akan legowo.


Pernyataan itu disampaikan Anton terkait dengan gugatan  PTMSI Oegroseno yang mengklaim telah memenangkan sengketa PTMSI di tingkat Mahkamah Agung (MA).

“Kami tidak mau keluar dari rel. Kami tetap berpatokan pada SK KONI Pusat yang sampai saat belum mencabut SK itu. Jika KONI Pusat mencabutnya kami akan legowo,” tutur Anton kepada wartawan di sela-sela Munaslub PTMSI di Jakarta, Selasa (29/3).

Ia juga mengatakan, pihaknya bukanlah selaku tergugat. Justru, gugatan itu ditujukan kepada KONI Pusat yang mengakui kepengurusan Marzuki Alie periode 201-2018 melalui Munas PTMSI lalu dengan KONI Pusat sebagai care takernya.

Anton juga menjelaskan, pihaknya menggelar Munaslub PTMSI untuk mencari figur pengganti Marzuki Alie yang saat ini nonaktif.

“Sebelum menggelar Munaslub ini, kami beberapa kali melakukan mediasi dengan pihak Oegroseno. Tapi belum ada titik temu, sehingga kami selaku PB yang sah dan diakui KONI Pusat menjalankan amanat dari para anggota kami,” tandas Anton.

Dalam Munaslub, pihaknya mengundang pihak Kemenpora, KONI, dan KOI.  “Kami akan melaporkan hasil Munaslub ini kepada Kemenpora, KONI, dan KOI. Terutama kepada KOI agar tidak terjadi lagi miss komunikasi,” paparnya.

Dalam Munaslub kali ini, figur Lukman Eddy, anggota DPR-RI Komisi II dari Partai PKB muncul sebagai calon tunggal. Munaslub diikuti 27 dari 34 anggota Pengprov.

“Lukman Eddy menjadi calon kuat sebagai Ketua Umum baru karena hingga proses penutupan penyaringan hanya satu calon itu saja yang mengemuka,” tutur Anton.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR