Kejuaraan Liga Sepakbola Pelajar U-14 Piala Menpora Digelar April 2017

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pria yang satu ini adalah bener-benar hobi dan gila bola. Ya Subagja Suihan terlahir dari keluarga yang tak mampu. Dengan fasilitas seadanya ia hanya bisa bermain untuk klub sepakbola sekelas daerah.

Karirnya sebagai pemain sepakbola tidak secemerlang kiprahnya buat sepakbola di tanah air. Ia pernah bermain untuk klub lokal di Cirebon, Jawa Barat, yakni SSB Benteng Jaya Cirebon, PS Gunung Jati Cirebon, PSIT Cirebon, dan PS Adhi Manggala Manado.

Ia sadar akan kemampuannya, yang kalah bersaing untuk tampil kejenjang yang lebih tinggi yakni, bermain memperkuat Tim PON Jabar. Impiannya untuk memperkuat Timnas pun harus dikubur dalam-dalam. Pasalnya ia kalah kelas dan bersaing.

Namun kecintaannya akan sepakbola tidak pernah luntur. Kesibukannya sebagai seorang pegawai di Perusahaan BUMN PT Adhi Karya, yang kerab ditugaskan di daerah-daerah. Masih menyempatkan diri menggembang sepakbola daerah dimana ia ditugaskan oleh kantornya.
Hal itu tercermin saat ia bertugas di Manado, Sulut pada 1998-2003.

Subagja dipercaya menjadi Menejer Tim Porda Minahasa Sulut, Menejer Tim Bina Taruna Sulut, Menejer Tim Persma Manado di Liga Bank Mandiri. Dan Menejer Tim Sulut di PON 2000 di Surabaya, Jatim.

Sepakterjangnya berlanjut di pembinaan sepakbola usia muda (pelajar). Subagja juga mendirikan SSB Bina Putra Sentra Cirebon. SSB ini mempunyai ratusan pesepakbola usia dini, mulai U-8 s/d U-14. Beliau juga adalah penggagas dan pendiri LIGA SEPAKBOLA PELAJAR (LSP) U-14 Piala Menpora pada 2014 lalu.

Pria asal Cirebon ini menyakini kompetisi sepakbola usia muda dan pelajar saat ini sangat marak. Seperti adanya Liga Kompas, Liga Top Skor, Milo Cup, dan LSP Piala Menpora. Sehingga ia bersama rekan-rekan mendirikan sebuah badan sebagai operator dan pengawas dari kegiatan Liga Sepakbola usia muda dan pelajar. Yakni Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) yang nota bene adalah lembaga bentukan kemenpora dan PSSI.
Oleh kemenpora ia juga dipercaya sebagai penanggung jawab Tim sepakbola Pusat Pendidukan dan Latihan Mahasiswa (PPLM).

Pasca mergernya PPLM dengan PS Bengkulu, kontestan Liga 2 Indonesia pertengahan Maret 2017 lalu, Subagja diangkat sebagai salah satu petinggi di klub itu. Serta dipercaya sebagai menejer tim.

Sebelumnya Subagja pernah dipercaya sebagai menejer tim pembentukan Timnas U-19 saat dilatih Indra Safri. Menejer Tim Pelajar Asia di Thailand. Menejer Tim Pelajar Asia di Jakarta, dan Menejer Tim Pelajar Asean Indonesia di Kuala Lumpur 2016 lalu. Kini ia juga dipercaya menjadi Menejer Timnas Pelajar Indonesia di ajang Gothia Cup Tiongkok pada Agustus mendatang.
Bapak lima putra-putri ini juga sebagai penanggung jawab Akademi Eko Pujianto (Semarang), Akademi Firman Utina U-15, SSB Bina Putra Sentra Cirebon, Jabar. Dan terakhir sebagai Penanggung jawab Bengkulu Bina Sentra FC, kontestan Liga 2 Indonesia.

Di bidang organisasi sepakbola Subagja pernah menjadi pengurus Pengda PSSI Sulut. Penasehat Asprov Kabupaten Bogor, Komite Exco Bidang Usia Muda Pengprov PSSI Jabar. Pengurus Pengprov PSSI Sumut dan Komite Exco bidang pembinaan usia muda.
Sangat wajar bila sosok Subgja Suihan mendapatkan anugrah bidang penggerak sepakbola usia muda dan pelajar. Ia kerab menggeluarkan dana pribadinya untuk menggurus pembentukan tim, persiapan bahkan sampai dengan keberangkatan tim ke sebuah even di luar negeri. Ia tidak pernah berpikir untung-rugi dalam membina sepakbola usia muda.

Bahkan yang lebih gila adalah ia lebih rela mengorbankan pekerjaannya demi urusan sepakbola. Manusia super sibuk ini, baik di dunia kerjanya maupun urusan sepakbola kerab menghabiskan waktunya di pesawat. Legenda sepakbola Ruddy William Keltjes pada suatu ketika menyebutkan Kehidupan Subagja dihabuiskan di dalam pesawat. Sebab pada suatu pagi ia bisa berada di daerah Medan, lalu sorenya sudah berada di Palembang dan Malamnya sudah sampai di Jakarta. Semangat dan kinerjanya tak pernah luntur baik untuk urusan pekerjaan maupun untuk sepakbola.TOR-06

TINGGALKAN KOMENTAR