Ketua Panitia Bhayangkara Run 2017, Irjen Pol Royke Lumowa didampingi Niken Ari yang mewakili Ketua Bhayangkari Polri Nyonya Tito Karnavian dan salah satu penyandang  disabilitas dalam acara jumpa wartawan di Atrium FX Senayan Jakarta, Rabu, (12/7). (Foto/Ejan Mahmud)
AddThis Sharing Buttons

 

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Ribuan masyarakat, dipastikan akan ambil bagian pada acara Bhayangkara Run 2017 yang berlangsung di Monas, Minggu (16/7). Lomba yang dirangkaikan dengan  Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) itu juga dimeriahkan peserta penyandang disabilitas atau berkemampuan terbatas.

Menurut Ketua Panitia HUT Bhayangkar 2017, Irjen Pol Royke Lumowa dalam jumpa wartawan di Jakarta, Rabu, (12/7),  keikusertaan penyandang disabilitas dalam lomba lari Bhayangkara 2017 ini sebagai bukti nyata Polri punya kepedulian kepada mereka yang berkemampuan terbatas.

”Ini juga atas permintaan Ibu Kapolri, Nyonya Tito Karnavian yang selama ini memang amat peduli terhadap penyandang disabilitas,”kata Royke yang juga Kepala Koordinator Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri itu.

Hal senada juga diakui Niken Ari yang dalam jumpa wartawan itu mewakili Ketua Yayasan Bhayangkari Polri. Menurut Nike, sekarang ini pihaknya membina dan mengasuh empat sekolah luar biasa (SLB) di empat kota dengan jumlah siswa 530 orang.

”Dan mereka ini ada yang sudah meraih prestasi baik dibidang olahraga, seni dan budaya. Dalam lomba lari Bhayangkara 2017 ini, khusus penyandang disabilitas hanya menempuh jarak 200 sampai 400 meter,”kata Niken.

Sementara itu Edy Purnomo, selaku race director, saat ini peserta yang sudah mendaftar mencapai lebih dari 9000 orang. Namun, ia menjelaskan kalau sampai saat ini pendaftaran masih terus dibuka.

Acara fun run kali ini juga tidam hanya diikuti oleh masyarakat awam. Edy menambahkan, sudah ada beberapa pelari nasional yang turut andil bagian dalam lomba lari yang baru pertama kali diselenggarakan tersebut.

“Jumlah peserta sampai saat ini sudah lebih dari 9000 peserta, tapi kami masih terus membuka pendaftaran. Pelari nasional juga sudah ada beberapa yang mendaftar,” jelasnya.

“Bhayangkara Run adalah adalah acara untuk semua warga masyarakat tanpa terkecuali” tambah Tri Tito Karnavian, Ketua Pembinaan Yayasan Kemala Bhayangkari.

Terkait masalah rute lari, Polri sengaja memilihkan jalur utara agar tidak mengganggu jalannya car free day.

“Memang sengaja kami memilih belahan utara agar tidak mengganggu car free day. Jadi rutenya benar-benar clear tidak ada yang lalu lalang. kami akan berusaha memberiman pelayanan senyaman-nyamannya” tutur Irjen. Pol. Drs. Royke Lumowa, M.M.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR