JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Belum genap seratus hari kepengurusan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) peirode 2017-2021 dilantik, induk organisasi olahraga sepak takraw nasional itu kini mulai diterpa badai. Pasalnya, Djumadi Iskak yang sejatinya menempati pos strategis Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), Selasa,(7/11) siang mendatangi sekretariat PB.PSTI di Lantai 8 Kantor KONI Pusat.

Kedatangan Djumadi untuk menemui Ketua Umum PB.PSTI Asnawi Abdulrahman. Pria asal Gorontalo itu mempertanyakan posisinya sebagai Ketua Bidang Binpres PB.PSTI. Namun hingga sampai tiga jam menunggu, sang bos tak muncul.

Dalam penantiannya itu, justru Sekjen PB.PSTI Tri Gunawan yang muncul. Tri pun akhirnya menjadi sasaran tembak Djumadi mempertanyakan nasibnya di PSTI tersebut.Djumadi langsung mempertanyakan ikhwal posisinya sebagai Kabid Binpres kepada Tri Gunawan. Karena sejak dilantik oleh KONI Pusat 25 September lalu di Kelapa Gading Jakarta, Djumadi mengaku tak pernah mendapat arahan dari Ketua Umum  terkait tugas dan perannya di Binpres.

”Saya ingin kepastian dan ketegasan dari Pak Ketua Umum PSTI apakah saya masih dipercaya mengemban tugas sebagai Kabid Binpres atau tidak. Kalau memang keberadaan saya tak dibutuhkan oleh PSTI tentu saya legowo, bahkan dipecat pun saya siap. Jangan diambangkan atau seakan-akan Pak Ketum main kucing-kucingan. Ini organisasi olahraga yang mengedepankan etika dan sportifitas,”papar Djumadi.

Mendengar kegundahan hati Djumadi, Tri Gunawan kemudian meminta kepada Djumadi untuk menghubungi langsung Ketua Umum PSTI.”Mohon maaf Pak Djumadi ini bukan kewenangan saya, sebaiknya Bapak tanya langsung kepada Pak Ketua Umum, supaya lebih jelas,”jawab Tri Gunawan.

Sejak dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, ”Kabinet” PSTI pimpinan Asnawi memang sudah banya disoroti. Pasalnya selain jumlah pengurusnya terlampau ”gemuk” penempatan orangnya pun dinilai tak pas dengan posisi yang ditempatinya.

Asnawi memang pernah memberikan sinyal kepengurusannya akan dievaluasi dan tak tertutup kemungkinan akan ada pergantian.”Yang pasti akan terus kita evaluasi dan intinya saya menginginkan kepengurusan yang solid,”ujar Asnawi usai pelantikan.TOR-08

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR