Ada WNA Yang Daftarkan Diri Jadi Volunteer Asian Games 2018

Ada WNA Yang Daftarkan Diri Jadi Volunteer Asian Games 2018

303
0

Ketua INASGOC Erick Thohir ketika memberi keterangan pers tentang perektutan volunteer Asian Games Gime Times di Jakarta, Kamis (18/1/2018). (Foto/Media PR-INASGOC)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Asian Games 2018 Jakarta-Palembang ternyata memancing minat warga negara asing (WNA) untuk menjadi tenaga volunteer. Menurut data yang diterima Panitia Asian Games 2018 (INASGOC), ada beberapa warga negara asing ikut melamar jadi tenaga sukarelawan pada pesta olahraga terbesar di kawasan Asia itu.

Ketua INASGOC, Erick Tohir dalam jumpa wartawan di Markas INASGOC, Wisma Serba Guna Senayan Jakarta, Kamis, (18/1) mengatakan  volunteer dari luar negeri, akan ditangani oleh dua departemen yakni Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kemenkumham.

Keterlibatan dua lembaga pemerintah ini, lanjut Erick, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Aritnya jangan sampai keberadaan mereka justru akan bermasalah ke depan misalnya setelah Asian Games usai mereka masih tetap di Indonesia dengan profesi lain.

Mengenai akomodasi voolunteer dari luar negeri, menurut Erick mereka akan tanggung sendiri.Tercatat hingga saat ini jumlah WNA yang mendaftar masih di bawah 100 orang. Mereka itu berasal dari China, Swiss dan Slovakia,  serta beberapa negara tetangga lainnya seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina.

Sementara itu untuk tahap kedua INASGOC membuka kembali portal resmi rekrutmen volunteer Game Times. Pasalnya, masih banyak kekurangan dari 13.000 personel yang dibutuhkan.

Secara keseluruhan, untuk Game Times nanti dari 13.000 tenaga volunteer tersebut 11.000 di antaranya akan beroperasi di Jakarta dan 2.000 sisanya untuk Palembang. Namun dari jumlah yang dibutuhkan itu, baru 1.574 volunteer yang memenuhi syarat.

“Antusiasme masyarakat yang mendaftar memang luar biasa. Pada periode pertama 18 September – 23 Oktober 2017 lalu, jumlah pendaftar yang masuk 21.077 orang. Setelah dilakukan rought cut menjadi 7.340 orang, dilanjutkan proses screening menurun menjadi 6.271 orang. Setelah dilakukan psyco test yang lolos hanya 1.574 orang saja,” kata Erick yang didampingi Wakil Ketua INASGOC Sjafrie Sjamsuddin dan penanggung jawab rekrutmen volunteer Asian Games 2018, Puspa Rani Hakim itu.

Erick menjelaskan, kebutuhan volunteer akan dibagi dalam tiga kategori, yakni protocol assistent, NOC asisstent, dan Liaison Officer (LO). Penempatan volunteer akan dialokasikan ke 19 departemen atau fungtional areas, seperti venue, Medical dan Doping Control, Media dan Public Relations, ceremonies, ticketing, catering, transportasi, dan lain-lain.

“Jadi, kembali saya ingatkan, volunteer tidak mendapatkan honor dari Inasgoc, begitu juga uang saku dan uang transport. Semua kebutuhan volunteer harus ditanggung sendiri kecuali seragam yang dikeluarkan Inasgoc sesuai penempatannya,” lanjut Erick.

Untuk perekrutan volunteer tahap dua ini, sudah dibuka mulai hari ini 18 Januari dan akan ditutup pada 5 Maret mendatang. Erick mengingatkan, kepada calon volunteer yang akan mengisi form agar memahami betul ketentuan-ketentuan yang menjadi syarat untuk seorang volunteer. Jangan asal mengisi saja kemudian setelah di test tidak sanggup.

Sementara itu Sjafrie Sjamsuddin menambahkan berkaitan dengan rekrutmen voulenteer ini pihaknya menambah dua deputi yakni keamanan dan supporting. Penambahan dua deputi itu untuk mengantisipasi jika ada voulenteer asli tapi palsu.

”Maksudnya, kita mencegah adanya volunteer yang siluman. Dalam daftar nama si A, tetapi yang bertugas di lapangan justru orang lain. Nah ini harus kita hindari,”kata pensiunan Jenderal Bintang III yang terakhir menjabat Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) itu. TOR-08

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR