JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) akhirnya memilih Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC) sebagai home base latihan untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018. Dipilihnya ISTC yang terletak di kawasan Cibadak, Sukabumi, Jabar itu dengan pertimbangan lokasi tersebut layak untuk dijadikan tempat penggemblengan para atler pelatnas.

”Kami memilih ISTC karena tempatnya jauh dari keramaian sehingga para pemain benar-benar fokus pada latihan. Mereka konsentrasi penuh karena masa persiapan ke Asian Games makin sempit, praktis waktu persiapan tinggal enam bulan,”kata Ketua Umum PB.PSTI, Asnawi Abdul Rahman kepada TribunOlahraga.com, Jumat, (19/1).

Para pemain pelatnas yang berjumlah 10 orang (5 putra-5 putri) itu mulai Sabtu, (20/1) besok sudah berkumpul di ISTC. Namun sebelum memulai pelatnas, PB.PSTI akan menggelar seleknas yang melibatkan para pemain terbaik dari pengprov.

Setiap pengprov diberi kesempatan mengirim tiga atletnya baik putra maupun putri. Jika dalam seleknas itu ada yang dianggap lawak dan potensial, mereka otomatis masuk pelatnas.”Jadi kami sekerang ini sudah punya 10 pemain namun bisa terjadi perubahan jika dalam seleknas ada atlet yang menonjol,”tambah Asnawi.

Dengan berlatih di ISTC, Asnawi berharap persiapan tim sepak takraw Indonesia akan maksimal. Selama masa persiapan menuju Asian Games 2018, ada program yang dilakoni untuk memajukan prestasi para pemain yakni try out atau latih tanding ke luar negeri seperti ke Thailand dan Korsel.

Image result for foto ilustrasi tim sepak takraw indonesia

Untuk penguatan dalam persiapan Asian Games, Asnawi menunjuk Sekjen-Nya Tri Gunawan Hadi sebagai manajer tim. PSTI sendir memperoleh dana senilai Rp.9 miliyar untuk menghadapi Asian Games 2018.

Cabang sepak takraw juga berani mematok target 2 medali emas pada pesta olahraga terbesar di kawasan Asia itu. Target tersebut sudah dicanangkan PSTI sejak tahun lalu tepatnya pada saat dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman di salah satu hotel berbintang di Kelapa Gading Jakarta Utara.

Pada test event sepak takraw road to Asian Games yang berlangsung media Desember lalu di Palembang, Sumsel, tim sepak takraw Indonesia merebut tiga medali emas. Namun hasil itu tak bisa dijadikan tolok ukur karena tim yang dihadapi bukan tim utama. Ada tujuh negara asing yang ikut test event itu adalah Cina, Korsel, Jepang, India, Iran, Malaysia dan Singapura. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR