Suasana awal latihan tim pelatnas sepak takraw Asian Games 2018 di Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC) Cibadak, Sukabumi, Jabar. (Foto/Tri Gunawan Hadi)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) benar-benar melawan waktu. Mepetnya persiapan menghadapi Asian Games 2018 memaksa PSTI bergerak cepat termasuk menggelar selekasi nasional (Seleknas) guna mendapatkan format tim inti yang diperkirakan berjumlah 24 pemain.

Menurut Manajer Pelatnas Sepak Takraw Asian Games 2018, Tri Gunawan Hadi dengan TribunOlahraga.com, Minggu, (21/1), berdasarkan hasil verifikasi, sepak takraw mendapat kuota atlet 20 yang terdiri dari 10 putra-putri.

Namun jumlah itu oleh PSTI masih dianggap kurang karena cabang olahraga sepak takraw di Asian Games 2018 nanti mempertandingkan empat nomor.’Idealnya ada 24 atlet sehingga di pelatnas kami menginginkan jumlahnya 30. Dengan sistim seperti itu kami akan memberlakukan tahapan promosi-degradasi,”kata Tri yang juga Sekjen PB.PSTI itu.

Pelatnas dan seleknas sepak takraw itu sendiri sudah berlangsung sejak 20 Januari lalu di Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC) Cibadak, Sukabumi. Hingga Minggu, (21/1) jumlah atlet yang baru masuk pelatnas tercatat 17 dan diharapkan dalam satu-dua hari ini atlet lain bergabung.

Foto Suharto Olii.

Para pemain putri mulai melakukan latihan persiapan Asian Games 2018 di ISTC Cibadak, Sukabumi, Jabar. (Foto/Tri Gunawan Hadi)

Seperti sudah diberitakan media ini, seleknas dibuka untuk masing-masing pengurus provinsi. Setiap pengprov diberi kuota maksimal 3 atlet baik putra maupun putri.Seleknas ini akan berlangsung satu bulan dan PSTI berharap selama seleknas berjalan, format tim inti (100 persen) sudah ada dalam genggaman tim pelatih.

Dipilihnya ISTC seperti dikatakan Tri Gunawan, agar para pemain sepak takraw nasional ini teriinspirasi semangat juang sang juara dunia bulu tangkis Icuk Sugiarto. ISTC yang dibangun di atas lahan kurang lebih 20 hektar itu adalah milik pebulutangkis nasional Icuk Sugiarto.

”Harapan kami mudah-mudahan dari ISTC ini anak-anak terinspirasi semangat juang mas Icuk Sugiarto. Meski beda cabang olahraga, semangat juang untuk menjadi juara dunia tentu sama,”paparnya. TOR

TINGGALKAN KOMENTAR