JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PBSI, Susy Susanti mengatakan para pemain Indonesia harus memanfaatkan status sebagai tuan rumah dalam Turnamen Bulu Tangkis Internasional Daihatsu Indonesia Masters 2018 yang berlangsung 23-28 Januari mendatang di Istora Senayan Jakarta.

Tampil di negeri sendiri menurut Susy, membuat para pemain kita mendapat suntikan semangat. Modal inilah yang semestinya dijadikan oleh pemain menambah rasa percaya diri saat bertanding.

”Khusus untuk sektor tunggal putra-putri yang selama ini terkesan sulit menapak ke atas, kini saatnya mereka menunjukkan diri sebagai pemain yang menjadi kebanggaan bangsa. Para pemain kita harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan menjaga kondisi tetap prima demi meraih peluang juara,”kata legenda bulutangkis Indonesia ini.

Susy yang meraih puncak prestasinya dengan merebut medali emas Olimpiade 1992, Barcelona, Spanyol itu juga menyebut sebetulnya pemain tunggal putra Indonesia seperti Jonathan Christie dan Antonius Ginting secara teknis tak perlu kalah dibanding para pemain asing termasuk dari Cina.

Image result for foto jonathan christie

Jonathan Christie (Foto/dok)

Secara umum Susy menilai tingkat persaingan di turnamen berhadiah total 350 ribu dolar US itu cukup ketat. Dari semua nomor, menghadirkan tingkat persaingan yang amat ketat sehingga para pemain dituntut sudah harus fokus sejak awal.

”Bila menilik peserta yang akan ikut bertanding nanti, tentu ini adalah tantangan besar bagi pemain-pemain kita. Ada begitu banyak pemain top di berbagai sektor. Jadi meskipun kita sebagai tuan rumah, diperlukan usaha ekstra keras untuk bisa mengamankan peluang menjadi juara,”tambah juara All England 4 kali (1990, 1991, 1993, 1994) itu.

Isteri Alan Budikusumah yang juga peraih medali emas tunggal putra Olimpiade 1992 itu menilai pertarungan di sektor ganda campuran menjadi menarik untuk disimak karena ada cukup banyak pasangan dengan racikan baru.

”Peluang kita juga ada di ganda campuran karena bila diperhatikan negara-negara lain menurunkan pasangan kombinasi baru. Kita pun begitu dengan menduetkan Ricky/Debby Susanto dan Praveen Jordan/Melati. Lalu ada pula pasangan Angga/Ahssan dan Hendra Setiawan/Rian yang kita harap bisa memberikan kejutan di turnamen ini,”papar juara dunia 1993 ini.

Penyelenggaraan turnamen ini tak lepas dari komitmen PT.Astra Daihatsu Motor yang sejak beberapa tahun terakhir memberikan dukungan dalam even-even kejuaraan bulutangkis lokal bertajuk Daihatsu Astec Open yang digelar  di berbagai kota di Indonesia.

”Kami sangat menyadari bahwa bulu tangkis merupakan olahraga yang digemari masyarakat dan menyumbang banyak prestasi baik level nasional maupun internasional. Untuk itu kami yakin kontribusi kami di kejuaraan ini bisa memberikan efek positif bagi pebulutangkis Indonesia dalam mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional dan bisa mengharumkan nama bangsa ke tingkatan yang lebih tinggi,”ujar Amelia Tjandra selaku Marketing Director PT.Astra Daihatsu Motor.

Langkah PT.Astra Daihatsu Motor ini disambut positif oleh kantor pusat Daihatsu di Jepang yakni Daihatsu Motor Co. Ltd. Bahkan tak hanya di Indonesia, turnamen level internasional ini juga digelar di dua negara lainnya Jepang dan Malaysia.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR