JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Kejuaraan tinju amatir nasional Piala Kapolda Metro Jaya mirip kejurnas. Pasalnya kejuaraan yang berlangsung 29 Januari hingga 3 Pebruari di Balai Sarbini Jakarta itu jumlah pesertanya membludak.  Sebanyak 184 petinju dari 28 provinsi plus 18 sasana ambil bagian dalam even yang masuk kalender resmi Pengprov Pertina DKI itu.

”Kejuaraan tinju Piala Ka­polda Metro Jaya ini sebagai bentuk kepedulian kami ter­­­hadap pembinaan generasi mu­da yang berbakat di bidang olah­raga khususnya tinju,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis usai membuka ke­juaraan di Jakarta, Senin (29/1)

Kapolda berharap kejua­ra­an yang baru pertama kali di­gelar ini dapat terus berlanjut setiap tahun. “Kami berharap di masa yang akan datang, sia­papun Kapoldanya, kejua­raan ini tetap terselenggara setiap tahun,” tambah Idham Azis.

Hal senada juga diakui Ketua Umum Pengprov Pertina DKI Hengky Silatang. “Kami tak menyangka jum­lah peserta sebanyak ini, me­lebihi peserta Kejurnas,” kata  Hengky Sila­tang yang juga Ketua Panpel itu.

Menurut Silatang, mantan petinju yang kini menjabat Menejer Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, kejua­ra­an ini seka­ligus sebagai ajang seleksi awal pemben­tukan tim Pelatda tinju untuk PON tahun 2020.

“Pada PON lalu kami hanya dapat meraih satu medali emas dan tiga perak. Melalui kejua­raan ini kami berharap menjadi awal kebangkitan kami merajai cabang olahraga tinju di tanah air,” ujar Hengky.

Silatang menyayangkan ti­dak adanya peserta dari Provin­si Sumut dalam kejuaraan kali ini. “Petinju dari Sumut sangat kami ha­­rapkan keikutserta­an­nya untuk mening­katkan per­saingan di kejuaraan ini,” ujar komentator tinju di berbagai stasiun televisi ini.

“Babak penyisihan kejua­raan ini berlang­sung selama dua hari (29-30/1), sedangkan babak final belangsung Sabtu (3/2),” ujar Humas Kejuaraan Finon Manullang. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR