Foto Bersama seusai Rapat Pleno Perdana Kepengurusan PP PGSI Periode 2018-2022 di Medan, Sumatera Utara, Minggu (4/2/2018). (Foto/Adhi-PJ)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Laga eksebisi gulat yang digelar Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) di lapangan Medan Merdeka, Medan, Sumut, Minggu, (4/2) menjadi sangat istimewa. Pasalnya laga eksebisi itu bukan hanya menyita perhatian masyarakat umum juga dihadiri dua tamu istimewa, Djarot Saifullah dan Sihar Sitorus.

Kedua tamu kehormatan PGSI ini adalah salah satu kandidat Guburnur-Wakil Gubernur Sumut. Ketua Umum PP.PGSI Trimedya Panjaitan pun menyambut secara khusus kedua tamu kehormatan itu.

”Ini suatu kebanggaan dan  kehormatan bagi PGSI dan seluruh insan gulat Indonesia. Dua tokoh masyarakat yang kebetulan menjadi salah satu kandidat Gubernur/Wakil Gubernur Sumut hadir hanya untuk menonton eksebisi gulat,”kata Trimedya Panjaitan usai memimpin  rapat pleno pertama mereka di Hotel Grand Aston City, Medan, Sumatera Utara, Minggu (4/2).

Menurut Trimedya, kehadiran kedua tamu kehormatan itu tak ada kaitan dengan masalah politik. Kebetulan saja pasangan Djarot/Sihar diusung oleh partai PDI-P di pilkada Sumut nanti.

Kehadiran Djarot dan Sihar di laga eksebisi gulat ini lebih dikarenakan, cabang olahraga gulat cukup digemari di kalangan masyarakat Sumut. Boleh jadi, jika keduanya berhasil menjadi pemimpin di Sumut, olahraga gulat menjadi perhatian pemerintah Provinsi Sumut.

Laga eksebisi gulat ini memang digelar usai Rapat Pleno Pengurus. RPP yang dihadiri sebagian besar dari pengurus harian PP PGSI 2018-2022 ini membahas berbagai hal seperti persiapan pelantikan pengurus PP PGSI 2018-2022 oleh pimpinan KONI Pusat, proyeksi dan program kerja jangka pendek, serta persiapan timnas cabor gulat untuk menghadapi Asian Games 2018 di Indonesia.

Djarot berharap olahraga Sumut, termasuk gulat bisa berjaya. “Di Olimpiade kita kalah dari Mongolia di cabor gulat. Bahkan kita kalah sama Singapura di cabor renang, penduduknya tidak lebih dari jumlah penduduk Sumut,” kata Djarot, Minggu sore itu.

“Maka kita harus fokus menggeluti cabor unggulan. Orientasi bukan PON, tapi SEA Games hingga Olimpiade. Sumut bisa fokus di gulat, namun pembibitan harus dimulai sejak dini,” jelasnya.

Rajamin Sirait, ketua umum Pengprov PGSI Sumut, mengucapkan terima kasih kepada PP PGSI yang mempercayakan Medan sebagai tuan rumah rapat pleno perdana. Ini tentu menjadi sinyal positif bagi perkembangan gulat di Sumut. Apalagi saat ini cabor gulat salah satu andalan bagi Sumut di even nasional.

“Ini adalah kepercayaan yang luar biasa dari PGSI pusat. Mudah – mudahan kedepannya PGSI Sumut juga bisa ditunjuk sebagai pelaksana even kejurnas gulat tahun ini,” ucap Rajamin Sirait.

Ketua Pengprov PGSI Sumut itu sebelumnya juga berulangkali mengutarakan kebanggannya atas terpilihnya Trimedya Panjaitan sebagai ketua umum PP PGSI 2018-2022. “Karena bang Trimedya Panjaitan orang Medan,” katanya mengapresiasi. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR