Bagi Diananda Choirunisa, test event Asian Games 2018 ini akan dijadikan ajang untuk menimba pengalaman sebagai bekal menghadapi even sesungguhnya, Asian Games yang tinggal enam bulan lagi. Kendati tanpa dihadiri atlet Korsel, Diananda tetap melihat tingkat persaingan ketat.

”Memang kita akui Korsel tak ambil bagian namun itu bukan berarti persaingan menjadi menurun. India, Iran, Jepang dan Hongkong juga memiliki atlet panahan yang kualitasnya sudah level Asia. Jadi target pribadi saya hanya ingin tampil lebih baik aja,”kata gadis kelahiran Surabaya, 16 Maret 1997 itu.

Bermodalkan 2 medali emas, 1 perak SEA Games 2017, Diananda Choirunisa memang diharapkan mampu bersaing di nomor individual recurve test event.

Dengan sisa waktu yang tinggal enam bulan ini, Diananda yang dilatih salah satu trio srikandi peraih perak Olimpiade Seoul 1988, Nurfitriana Saiman itu berharap lapangan baru panahan di GBK Senayan banyak memberikan keuntungan bagi atlet Indonesia.

”Idealnya, sebagai tuan rumah atlet Indonesia lebih diuntungkan karena penguasaan lapangan lebih awal dan banyak,”tutur Diananda.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR