Dua bulan setelah ditinggal mati suami tercinta Zainudin, Sri Hastuti kini berperan ganda. Sebagai ibu sekaligus ayah bagi kedua anaknya.

Sri Hastuti pun tak mau lama larut dalam kesedihan setelah sang suami meninggal. Perempuan kelahiran Jakarta, 28 Oktober 1982 itu, kini mengarungi kehidupan dengan siap bekerja keras banti tulang demi kedua anaknya.

Berkat bantuan kerabatnya yang bernama Bayu, Sri Hastuti kemudian menerima tawaran pekerjaaan sebagai petugas kebersihan di test event Asian Games 2018. Ia menjadi petugas kebersihan di lapangan panahan Gelora Bung Karno Senayan.

Kebetulan lapangan panahan sudah familiar dengan Sri Hastuti karena mendiang suaminya Zainudin sesama hidupnya adalah penjaga dan pengawas di lapangan yang berhadapan dengan stasiun TVRI itu.

”Bagi saya sebagai seorang janda tentu harus siap bekerja apa saja yang penting halal. Menjadi petugas kebersihan apalagi di test event Asian Games 2018 sangat membanggakan. Saya tak melihat berapa honornya,”kata Sri, bangga. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR