Tim Pencak Silat Putra Indonesia Masih Butuh Uji Tanding

Tim Pencak Silat Putra Indonesia Masih Butuh Uji Tanding

304
0
Indonesia merebut medali emas di nomor pencak silat beregu putra kategori seni pada test event Asian Games 2018. Tim yang terdiri dari Nunu Nugraha, Asep Yulidan, dan Anggi Faisal mengungguli atlet-atlet Singapura di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Rabu (14/2/2018).
Trio Indonesia mampu mengumpulkan 466 angka dalam atraksi selama 3 menit, sementara wakil Singapura cuma 459 angka dalam kurun 3 menit 1 detik.
Capaian tersebut tidak membuat ketiganya puas. Mereka mengaku masih memerlukan persiapan dalam bentuk uji tanding untuk meraih hasil maksimal pada Asian Games yang berlangsung pada Agustus 2018.
“Kami masih butuh try out. Nanti kami ke Malaysia. Lalu, ada Belgia Open dan kami akan melakukan training camp di Korea Selatan,” ujar Nunu Nugraha.
“Kalau penampilan otomatis masih ada kekurangan. Soalnya, kami mendapatkan medali SEA Games (2017) itu ‘kan ada beberapa agenda terus terlalu padat. Setelah itu, intensitas kegiatanya low lagi. Jadi, kami menjalani persiapan yang tidak panjang (sebelum test event) dan harus meningkatkan beberapa kekurangan dari segi fisik,” sambungnya.
 
Meski persiapan belum maksimal, regu putra Indonesia diyakini masih mampu merebut emas pada Asian Games mendatang. Mereka pun sudah memetakan siapa lawan terberat di kejuaraan sesungguhnya.
“Negara Asia Tenggara semua, cuma ada beberapa tidak ikut (test event), salah satunya Vietnam. Cuma Malaysia dan Singapura pesaing ketat yang datang ke sini,” tutup Nunu.
Selain trio tersebut, Indonesia juga merebut emas di nomor double pria kategori seni pada hari yang sama. Yolla Primadona Jampil dan Hendy menghasilkan poin tertinggi (578) dan mengalahkan pasangan Filipina, Almohaidib Abad dan Alfau Jan Abad, yang terpaut 10 angka.

TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR