JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Trio srikandi pemanah Indonesia yang terdiri dari Nina Bonita Yurike, Reski Adriyani Triya, dan Rona Siska Sari berhasil meraih medali emas pada nomor compound putri di ajang test event Asian Games 2018. Mereka mengalahkan I-Jou, Ching, dan Yo-Shuan dari Taiwan dalam laga final yang diselingi hujan gerimis di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Kamis,(15/2).

Kemenangan tim Indonesia cukup meyakinkan yakni 57, 57, 54, 55 (220). Sementara Taiwan, yang sebenarnya mengawali set pertama hingga set ketiga cukup baik dengan mencetak skor 57, harus kehilangan banyak poin lantaran di set keempat hanya mengoleksi skor 40. Taiwan hanya menciptakan total 211 poin. Sukses trio srikandi Indonesia ini juga tak lepas dari dukungan penonton yang tak lelah mendukung perjuangan Nina Bonita Yurike dkk.

Sementara di nomor beregu compound putra hanya meraih medali perunggu setelah menyingkirkan Thailand dengan skor sama imbang 222-222. Setelahnya mereka berhasil merebut shoot off 9,9,9 atau mengungguli pemanah asal Negeri Gajah Putih yang mencetak shoot off 8,9,9.

Sehari sebelumnya dalam dua kesempatan final, Indonesia gagal merebut juara dan akhirnya hanya bisa menggenggam medali perak. Pertama mereka dikalahkan Taiwan di kelas recurve beregu campuran dengan skor tipis 149-148. Sementara pada kesempatan kedua di nomor recurve pria beregu, juga dikalahkan Taiwan dengan skor 206-205.

Sementara di kategori compound beregu, Indonesia hanya mengantongi perolehan medali perunggu setelah melewati Thailand dengan skor sama 148-148 dan berlanjut ke babak shoot off. Pasangan compound Indonesia Rizaldi dan Nina sebelumnya gagal melaju ke final setelah dihentikan pasangan Malaysia Kamro Mohd Hakhiki-Fatin Nurfatehah dengan skor 147-149.

Sehari sebelumnya dari test event panahan ini Indonesia hanya mengantongi dua medali perak dan satu perunggu. Indonesia masih berpeluang menambah satu emas lagi di final kategori recurve pria putra perorangan yang akan dimainkan petang harinya. Riau Ega Agatha Salsabila akan berhadapan dengan andalan Malaysia Mohd Akmal.

=Jangan Merasa Puas=
Pelatih kepala tim panahan Indonesia Denny Triyanto mengatakan hasili ini patut kita syukuri namun kita jangan dulu merasa cepat puas.”Kita harus bersyukur dengan raihan emas ini, katakanlah ini sebagal bekal untuk menghadapi even sesungguhnya di Asian Games 2018 yang persaingannya makin ketat karena ada atlet Korsel,”kata suami Lilies Handayani, salah satu trio srikandi Indonesia peraih medali perak Olimpiade Seoul,Korsel 1988 itu.

Enam bulan menjelang Asian Games 2018 berlangsung,tim panahan Indonesia akan menjalani program pelatihan dalam dan luar negeri.Untuk pelatihan dalam negeri lebih ditekankan pada penguasaan lapangan panahan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.Sementara pelatihan di luar negeri, selain ikut kejuaraan juga latih tanding ke Korsel.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR