JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Salah satu program kerja Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB.PDBI) periode 2017-2021 adalah menyambangi sekolah-sekolah dengan tujuan utama memperkenalakn drum band kepada kalangan pelajar mulai SD, SLTP hingga SLTA.

Dengan memperkenalkan drum band ke sekolah-sekolah, PDBI berharap pembinaan dan pengembangan olahraga ini makion masif. Untuk masuk ke sekolah-sekolah, PDBI akan melibatkan Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Dinas Pendidikan di setiap provinsi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PB.PDBI Kombes Polisi Drs Joko Sarwoko SH.MM kepada wartawan usai dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Hotel Red Top Pacenongan Jakarta Pusat, Senin, (19/2).

Menurut Joko, PDBI kini memiliki 24 Pengprov dan diharapkan akan semakin berkembang ke seluruh Indonesia.”Target kami PDBI sudah terebar ke seluruh provinsi (34). Tahun ini merupakan tahun konsolidasi organisasi di mana Pengprov yang kurang aktif akan digairahkan kembali,”kata Joko.

Ia juga menjelaskan bahwa drum band akan mengggiatkan kembali keikutsertaannya di b bergai kejuaraan internasional di luar negeri. Oleh karenanya, PDBI selalu mohon dukungan Kemenpora, KONI dan KOI.

Selama ini Indonesia sudah sewring ikut kejuaraan tingkat dunia seperti Grand Prix di Eropa dan hasilnya cukup menggembirakan.”Prestasi tim drum band kita di luar negeri tidak jelek-jelek amat,”paparnya.

Mengenai PON 2020 di Papua, PDBI juga akan berjuang agar ada penambahan jumlah nomor yang dipertandingkan.Pada PON XIX tahun 2016 lalu di Jabar, ada empat nomor yang dipertandingkan yakni lomba berbaris jarak pendek, lomba ketahanan dan ketepatan berbaris, lomba baris berbaris dan lomba unjuk gelar.

Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan cabang olahraga drum band memang sangat ideal diperlombakan di tingkat sekolah. Di tengah kondisi negara kita yang darurat narkoba, darurat korupsi dan intoleransi, drum band diharapkan mampu meminimalisasi kondisi buruk tersebut.

”Jadi dalam drum band ini kita tak hanya bicara prestasi olahraga tetapi lebih dari itu bisa mengakomodir kegiatan generasi muda khususnya kalangan pelajar. Adanya tawuran pelajar bisa dilenyapkan jika di sekolah ada kegiatan yang sifatnya menyenangkan seperti drum band,”kata Tono. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR