JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (JK) memastikan persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 akan selesai pada Juni, baik dari aspek infrastruktur, penyelenggaraan, maupun prestasi.

“Semua arena di Senayan sudah selesai 90 persen. Tanggung Jawab DKI Jakarta soal arena berkuda dan balap sepeda, serta sejumlah gelanggang olahraga sudah berjalan,” ujar Wapres JK, selepas rapat koordinasi di Kantor Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) di Jakarta, Senin.

Wapres mengatakan sejumlah arena pertandingan di Palembang, Sumatera Selatan, juga sudah siap dan tidak ada halangan pekerjaan.

“Kita tidak akan seperti Brazil ketika Olimpiade 2016. Di Brazil, mereka masih kerja ketika upacara pembukaan,” kata Wapres.

(Baca juga: Jusuf Kalla peringatkan masyarakat jaga fasilitas Gelora Bung Karno)

Wapres menyatakan persiapan penyelenggaraan Asian Games semakin matang setelah penyelenggaraan Kejuaraan Uji Coba Asian Games pada 8-15 Februari 2018.

“Kami menemukan ada hal-hal yang baik, dan ada yang perlu diperbaiki. Itu memang fungsi kejuaraan uji coba,” kata Wapres.

Wapres mengharapkan target prestasi kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018 untuk masuk peringkat 10 besar di Asia dapat terpenuhi.

Terkait pendanaan, Wapres JK mengemukakan, “Sponsor yang masuk sudah melebihi target semula. Setelah dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang direncanakan masuk, dana sponsor masuk, dan pajak sudah sesuai dengan kontraknya tidak akan ada kekhawatiran.”

Rapat koordinasi persiapan Asian Games 2018 itu juga membahas rencana rekayasa lalu-lintas yang akan dijalankan pada Agustus 2018 menyusul target waktu perjalanan atlet dari Wisma Atlet Kemayoran menuju Kawasan GBK Senayan selama 34 menit.

Wapres JK mengadakan rapat itu bersama, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noordin, dan sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga terkait Asian Games TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR