PALEMBANG-(TribunOlahraga.com)

Tiga hari jelang pembukaan Asian Games 2018, cabang sepak takraw dihadapkan dengan situasi yang cukup sulit. Hingga, Rabu, (15/8) ini peralatan pertandingan belum tiba di GOR Dempo Jakabaring Palembang.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI), Asnawi Abdurachman saat dikonfirmasi masalah tersebut mengatakan, situasi yang dihadapi sepak takraw di Asian Games 2018 sangat darurat.Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, lapangan basket dan sepatu

”Sejak awal saya sudah mengingatkan masalah ini bahkan sampai bersitegang dengan Inasgoc. Tapi jawaban Inasgoc, sabar, yah kita bisa sabar namun waktu terus berjalan dan pasti pengerjaan venue sepak takraw harus tepat waktu,”kata Asnawi.

Asnawi pun sadar, selaku Ketua Umum PB.PSTI, dirinyalah yang paling bertanggungjawab atas sukses tidaknya pertandingan sepak takraw Asian Games 2018 ini. Bukan hanya PSTI yang malu tapi bangsa kita juga ikut malu jika pelaksanaan cabang sepak takraw berantakan.

Dalam kondisi darurat seperti itu, Asnawi pasrah dan tetap menunggu kedatangan peralatan¬† sepak takraw tersebut. ”Kita memang tak elok salah menyalahkan dan saya pernah sampaikan kepada Inasgoc apakah kita harus saling menelanjangi,”papar Asnawi.

=ASTAF=

Sementara Presiden Asia Sepak Takraw Federatian (ASTAF), Datuk Halim Kader juga mengakui hal yang sama. Menurut pria berdarah Pakistan berkewarganegaraan Singapura itu, keterlambatan peralatan sepak takraw tiba di Palembang sudah pasti akan mempengaruhi kesempurnaan pemasangan alat-alat tersebut.Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk, ruang tamu dan dalam ruangan

Selain masalah keteralambatan peralatan, Halim Kader juga sedang mematangkan koordinasi dalam kepanitiaan.”koordinasi antar bidang ini sangat penting karena jika tidak dilakukan dengan baik akan berdampak buruk. Contohnya masalah keamanan mengingat dalam pertandingan cabang sepak takraw Asian Games ini banyak tamu terhormat akan hadir diantaranya Menteri Olahraga Iran, Kerajaan Brunei Darussalam.

Pada Kamis, (16/8) besok, Halim Kader akan menggelar rapat khusus dengan pihak keamanan dalam hal ini Polri dan TNI. Halim tak mau ada kejadian yang justru merusak citra Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Halim kemudian menyebut ada pertandingan yang berpotensi rusuh misalnya pertemuan antara tim Indonesia lawan Malaysia.”Ini harus ada pengamanan khusus, karena sudah bukan rahasia umum lagi bahwa pertemuan kedua negara itu selalu memanas,”tuturnya. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR