Canelo Alvarez (kanan) & Gennady Golovkin.

JAKARTA-(Tribunolahraga.com)

SAUL Canelo Alvarez (50-1-2, 34 KO) mengejutkan dunia ketika ia mengalahkan Gennady Golovkin dengan angka mayoritas di Las Vegas, Minggu (16/9) WIB. Canelo kini juara baru kelas menengah WBA/WBC.

Mengandalkan agresivitas dan kecepatan, Canelo mencatat kemenangan angka 115-113, 115-113, dan 114-114. Ini jadi duel pertama Canelo sejak bertarung dengan Golovkin pada September 2017 yang berkesudahan split draw.

Setelah duel itu, Canelo dikabarkan ingin naik ring lagi pada Desember. Lawannya bisa saja David Lemieux yang mencatat kemenangan KO sensasional atas Gary O’Sullivan dalam duel undercard. Dan, Lemieux pun sudah menyatakan keinginannya untuk berjumpa Canelo.

Tapi, Canelo mengalami luka di bawah alis mata kirinya dalam duel melawan Golovkin. Itu bisa menghambat rencananya naik ring lagi sebelum tutup tahun.

“Saya kira mereka memberi saya enam jahitan, kami menunggu apa kata dokter,” kata Canelo kepada ESPN Deportes.

Belum jelas juga di mana Canelo akan bertarung setelah kontraknya dengan HBO kadaluwarsa bersamaan dengan selesainya rematch dengan Golovkin. Canelo kini jadi aset bebas terbesar dalam dunia tinju.

Yang pasti, saat ini, Canelo masih dalam larutan kegembiraannya dengan kemenangan terbesar sepanjang kariernya. Ia kini layak disebut petinju utama di kelas menengah di mana gelar IBF dalam status lowong dan sabuk WBO di tangan Billy Joe Saunders.

“Ya, itulah (pengakuan fan) yang ingin saya lakukan. Saya kira itulah yang terpenting. Saya meninggalkan ring dengan kemenangan dan itulah hari terpenting dalam karier saya.”.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR