Ketua Umum PB.ABTI Dodi Husodo tengah memberikan sambutan, di belakangnya tampak Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman. (Foto/Jordin Bagas)

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) akan melibatkan institusi milieruntuk mengembangkan cabang olahraga bola tangan. Mulai dari tingkat Kodim, Korem dan satuan-satuan militer lainnya diminta untuk membantu ABTI mengembangkan olahraga ini.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurut Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) periode 2018-2022, Mayjen TNI Dodi Husodo dalam sambutannya usai dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Lantai 12 Kantor KONI Pusat Gedung Pusat Pengelola Gelora Bung Karno (PPGBK) Senayan Jakarta, Rabu, (3/10).

Menuirut Dodi, jika pengembangan dan pembinaan cabang olahraga ini dilakukan oleh kalangan militer, banyak manfaatnya misalnya fasilitas di militer cukup tersedia dan atlet pun dibekali disiplin yang tinggi.Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang berdiri

”Untuk pengembangan di daerah, kami akan melakukan koordinasi dengan Kodam untuk tingkat Provinsi, Korem dan Kodim (Kabupaten/Kota). Selain itu kami akan mendekati sekolah-sekolah dan kampur-kampus,”kata Asisten Operasi Kasad ini.

Dodi juga menjelaskan bahwa atlet bola tangan Indonesia sekarang ini relatif masih muda karena mereka diambil dari kalangan pelajar. Makanya di Asian Games 2018 lalu, tim Indonesia masih kalah kualitas dan jam terbang. Untuk putra, tim Indonesia menempati posisi 11 dari 15 peserta sementara tim putri menduduki urutan ke-13.

Pencapaian yang memang belum signifikan di Asian Games 2018 itu membuat ABTI semakin tertantang untuk melakukan pembinaan. ”Harapan kami delapan tahun ke depan, Indonesia sudah punya timnas bola tangan yang handal, minimal mampu bersaing di level Asia Tenggara dan syukur-syukur di tingkat Asia,”tuturnya.

Dalam kepengurusan ABTI ini, mantan juara dunia bulu tangkis Icuk Sugiarto dilibatkan sebagai Wakil Ketua Umum. Masuknya Icuk Sugiarto dalam kepengurusan ABTI ini seperti dikatakan Dodi Husodo sebagai pendorong moptivasi bagi atlet bola tangan Indonesia.

Meski berasal dari cabang bulutangkis, pemikiran dan pengalaman Icuk sebagai pemain besar diharapkan mampu ditelorkan kepada atlet bola tangan Indonesia.”Ya semacam ikon lah karena bola tangan kan belum punya idola atau pemain bintang,”demikian Dodi Husodo. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR