Walikota Langsa, Usman Abdullah melepaskan balon ke udara dan Kepala PPTIKON Kemenpora Edi Nurindra kibarkan bendera start sebagai tanda dibukanya Sepeda Nusantara 2018 di Alun Alun Kota Langsa, Aceh Timur, Minggu, (7/10) (Foto/OLII)
LANGSA-(TribunOlahraga.com)
Tercata sekitar 5000 warga Langsa, Aceh Timur, Banda Aceh, Minggu, (7/10) pagi ikut memeriahkan Sepeda Nusantara yang dipusat di Alun-Alun Kota Langsa. Walikota Langsa, usman Abdullah, Dandim Aceh Timur, Letkol TNI-Inf Mohamad Iqbal Lubis dan Sekda Kota Langsa, Syahrul Thaib NBA juga hadir dalam kegiatan yang merupakan program tahunan Kemenpora itu.Selain Sepeda Nusantara, warga Langsa juga ikut senam sehat.Gambar mungkin berisi: 3 orang, langit dan luar ruangan
Membludaknnya peserta Sepeda Nusantara ini diluar perkiraan panitia. Bahkan Walikota Langsa, Usman Abdullah pun mengaku terkejut melihat antusiasme warganya menyambut kegiatan yang bertemakan ”Ayo Berolahraga” itu.
”Saya merasa bangga dan bahagia pada pagi ini melihat tingginya minat warga Langsa ikut kegiatan olahraga senam dan sepeda. Ini membuktikan bahwa warga Langsa sadar akan pentingnya berolahraga untuk menunjang kebugaran dan kesehatan tubuh,”kata Usman Abdullah yang didampingi Dandim Aceh Timur, Sekda Langsa dan perwakilan Kemenpora, Edi Nurindra itu.Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan luar ruangan
Kegiatan seperti ini, lanjut Usman Abdullah tak hanya sekedar mengajak masyarakat gemar berolahraga juga menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya di Kota Langsa. Oleh karenanya, orang nomor satu di Kota Langsa ini berharap kegiatan tersebut bisa go internasional.
Terkait untuk even internasional dalam rangka promosikan Kota Langsa, Usman Abdullah punya keinginan kuat untuk menggelar lomba lari 10 K atau marathon. Kedua even itu diyakini mampu memancing minat wisatawan asing untuk datang ke Langsa.Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan
Sementara itu Kepala PPTIKON Kemenpora Edi Nurindra mengatakan kegiatan ini merupakan program tahunan Kemenpora dan tahun ini sudah memasuki tahun ketiga. Edi menilai, Sepeda Nusantara yang intinya mengajak masyarakat gemar berolahraga mendapat sambutan positif di daerah.
”Buktinya di Langsa pun jumlah pesertanya diluar perkiraan kami. Itu artinya gerakan ”Ayo Berolahraga” sudah mendapat hati di masyarakat. Dan kami dari Kemenpora pun selalu mendodong kegiatan olahraga yang intinya untuk menjadikan masyarakat Indonesia sehat bugar sesuai dengan harapan pemerintah,”kata Edi Nurindra.Gambar mungkin berisi: 3 orang, termasuk Djauhari Effendi, orang berdiri dan luar ruangan
Walikota Langsa, Usman Abdullah tengah diwawancarai TVRI Pusat (Foto/OLII)
Sejak diluncurkan 12 Mei 2018 lalu di Mega Anggrek Hotel & Covention Kemanggisan Jakarta, program Sepeda Nusantara diharapkan menjadi salah satu intrumen penting dalam menggerakkan masyarakat untuk berolahraga.
Sepada Nusantara 2018 ini dilaksanakan  dari  bulan Mei sampai November di  34 Provinsi yang melewati 201 kabupaten/kota. Dari 201 kabupaten/kota  dipilih empat zona yaitu Zona Barat, Zona Selatan, Zona Utara dan Zona Timur.
Menurut Edi Nurindra, sepada nusantara ini adalah cara kita untuk membudayakan olahraga kepada seluruh lapisan masyarakat. Dan kalau pilihannya sepeda karena olahraga ini sangat digemari masyarakat.Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, luar ruangan dan dekat
Edi Nurindra tengah diwawancara TVRI Pusat (Foto/OLII)
Edi juga menambahkan bahwa olahraga sepeda ini sebagai sarana untuk menyehatkan, mengokohkan, persatuan bahkan dengan bersepeda pasti kita akan lebih bisa menikmati alam yang lebih sehat.
Apalagi lanjut dia, Komunitas bersepeda di mana-mana mulai dari kelompok usia anak-anak, dewasa bahkan klub-klub. Dan ini akan kita jadikan sebagai sarana untuk mengokohkan kita sebagai bangsa,” ujarnya.
Seperti diketahui, rute kali ini lebih menantang karena kita melewati berbagai pulau di Indonesia seperti,  Kalimantan, Sulawesi, Maluku Papua, Jawa dan berakhir di Bali. Rute ini tidak mudah pasti membutuhkan kekuatan fisik dan mental yang lebih apa lagi jarak tempuhnya kurang lebih sekitar 6700 km dan saya berharap di setiap rute dan di setiap persimpangan bisa mengeksplorasi kekayaan alam kita baik itu wisata, budaya, kuliner atau apa saja yang bisa ditemui dalam perjalanan sehingga  bersepeda itu menunjukkan kekayaan khazanah kita yang tiada tara dibanding dengan negara-negara lain,” ucapnya.
Sepeda Nusantara tahun 2018 ini juga dijadikan momen sosialisasi Asian Games dan Asian Para Games yang memang cukup berhasil.”Jujur saja memang kegiatan Sepeda Nusantara ini membantuk untuk menggaungkan Asian Games dan Asian Para Games,”papar Edi Nurindra.TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR