KONI Ingatkan Efouria Sukses Asian Games 2018 Jangan Membuat Kita Terlena

KONI Ingatkan Efouria Sukses Asian Games 2018 Jangan Membuat Kita Terlena

122
0

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Jakarta, Senin memberikan pengarahan dihadapan karyawan lembaga yang dipimpinnya di sela HUT KONI ke-80. KONI bertekad bekerja keras untuk menjalankan tugas sesuai UU SKN. (Foto/Media Humas KONI)

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat mengingatkan agar eforia keberhasilan masuk empat besar Asian Games 2018 membuat kita terlena. Sukses Asian Games itu bukan berarti pembinaan berhenti, justru momentum itu dijadikan pelecut semangat untuk berprestasi lebih baik lagi.
Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri
Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dalam sambutannya ketika menjadi pemimpin upacara HUT KONI ke-80, Senin, (15/10) di Pelataran Parkir Kantor KONI Pusat Gedung Direksi Pusat Pengelola Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Tono mengingatkan hal itu mengingat dalam tiga tahun kedepan, olahraga Indonesia kembali  menghadapi SEA Games 2019 Filipina, Olimpide 2020 di Tokyom Jepang dan PON 2020 Papua.Gambar mungkin berisi: dalam ruangan

”Baik SEA Games, Olimpiade dan PON adalah even olahraga yang saling berkaitan dan KONI memiliki tanggungjawab besar sebagai ”Panglima-nya” pembinaan olahraga prestasi”kata Tono yang pensiun Mayjen TNI itu.

Tono juga menegaskan bahwa dalam rangka HUT KONI ke-80 juga harus diringi dengan peningkatkan kinerja sesuai dengan Undang-Undang maupum aturan yang berlaku dalam upaya menggapai prestasi dunia.Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, duduk, tabel, dalam ruangan dan makanan

“Asian Games 2018 telah tuntas dengan prestasi yang membanggakan. Makanya prestasi ini harus ditingkatkan. Jangan berhenti sampai situ. Sesuai peran KONI berdasarkan UU SKN, kita akan terus melakukan pendampingan mulai dari pembinaan atlet usia dini,”papar Tono yang pernah memimpin Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) ini.

Guna mendukung persiapan atlet untuk menghadapi beberapa kejuaraan nasional dan internasional, pihak KONI Pusat akan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang melibatkan seluruh perwakilan KONI seluruh Indonesia di Jakarta, 17-18 Oktober ini.Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang tersenyum, orang berdiri, pakaian dan dalam ruangan

“Dalam rakornis akan dibahas semuanya mulai dari evaluasi kinerja selama satu tahun terakhir. Selain itu menyiapkan langkah prestasi yang tepat untuk beberapa tahun ke depan. Semua pengurus harus siap dan sigap,” kata Tono menegaskan.

Terkait dengan HUT KONI ke-80, Tono menjelaskan jika lembaga yang dipimpinnya memasuki masa dewasa. Dengan demikian semuanya harus bekerja keras sesuai dengan tugas dan fungsinya. Tantangan ke depan dinilai bakal lebih ketat.Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang berdiri dan dalam ruangan

“Usia dewasa adalah masa kita untuk bekerja keras. Semoga kita semua bisa memberikan yang terbaik,” kata mantan Pangdam VI Tanjungpura (Kalimantan) ini saat menghadiri syukuran 80 tahun KONI Pusat.

Dalam acara syukuran yang juga dihadiri seluruh karyawan dan karyawati  KONI itu, dilakukan pemotongan tumpeng. Kemudian diselingi acara pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba diantara olahraga catur, tenis meja dan senam poco-poco.

Untuk mengisi HUT KONI ke-80, beberapa kegiatan digelar mulai lomba tenis meja dan catur. Berikutnya donor darah, ziarah ke makam pahlawan hingga memberikan santuan pada anak yatim. Tidak ketinggalan digelar donasi untuk korban bencana Palu-Donggala.

Pelaksanaan donasi sendiri dilaksanakan bersamaan dengan acara puncak yaitu KONI Fun Run 2018 di Jakarta, Minggu (21/10). Peserta perlombaan sendiri ditargetkan 3.000 peserta. Kegiatan ini juga didukung penuh Barisan Artis Nusantara. 

Pada apel upacara HUT KONI yang dikomandani oleh Rifani itu dihadiri seluruh petinggi KONI lainnya diantaranya Wakil Ketua Umum I Suwarno, Wakil Ketua Umum III K Inugroho, Wakil Ketua Umum IV Surya Dharma dan Sekjen, Hamidi.

TINGGALKAN KOMENTAR