JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

LAMA Indonesia paceklik gelar di Denmark Open. Pemain terakhir yang jadi juara adalah tunggal putra Simon Santoso pada 2009. Setahun sebelumnya, Markis Kido/Hendra Setiawan jadi juara ganda putra.

Kini, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melakukan pecah telur. Di final Denmark Open 2018 di Odense, Denmark, Minggu (21/10), mereka mengalakan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 21-15, 21-16.

Buat Marcus/Kevin, ini final kedua mereka berturut-turut. Pada 2017, mereka kalah 16-21, 24-22, 19-21 dari ganda Cina, Liu Cheng/Zhang Nan.

Ini juga jadi gelar keenam Marcus/Kevin di World Tour 2018.

Event Level Menang Atas Skor
Indonesia Masters Super 500 Li Junhui/Liu Yuchen, CHN 11–21, 21–10, 21–16
India Open Super 500 Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, DEN 21–14, 21–16
All England Super 1000 Mathias Boe /Carsten Mogensen, DEN 21–18, 21–17
Japan Open Super 750 Li Junhui /Liu Yuchen, CHN 21–11, 21–13
Indonesia Open Super 1000 Takuto Inoue/Yuki Kaneko, JPN 21–13, 21–16
Denmark Open Super 750 Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, JPN 21-15 21-16

Tahun ini, sedikit unik karena di semifinal Marcus/Kevin mengalahkan rekan sendiri, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Hal itu nyaris sama seperti tahun lalu ketika mereka mengalahkan Ricky Karanda/Angga Pratama.

Pada 2016, Marcus/Kevin lolos ke perempat final, namun gagal ke semifinal. Angga.Ricky melenggang ke semifinal, namun gagal ke final.

Pada 2015, Indonesia juga menempatkan tunggal putra Tommy Sugiarto ke final, namun ambisinya digagalkan Chen Long.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR