David Lemieux.

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

BERSIAPLAH migren menyaksikan duel 15 Desember di Madison Square Garden, New York. Pada Sabtu malam itu, dua petinju dengan kombinasi 68 kali menang KO bakal beradu jotos dengan lawan masing-masing.

Partai utama tentu yang paling ditunggu. Saul Canelo Alvarez, juara kelas menengah (72,57kg) WBA super dan WBC, menantang Rocky Fielding, juara kelas menengah super (76,2kg) WBA regular.

Canelo mencatat rekor 50 kali menang dan 1 kali kalah dari 53 pertarungannya, 34 di antaranya menang KO.

Co-main event-nya adalah duel David Lemieux yang mencatat 40 kali menang dan 4 kali kalah dari 44 duel. Lemieux 34 kali menang KO. Ia akan naik ring melawan Tureano Johnson. Duel ini penting karena menentukan siapa penantang duel perebutan gelar kelas menengah.

Menyusul kekalahannya dari Billy Joe Saunders, Lemieux mencatat dua kemenangan sepanjang 2018. Ia menang angka atas petinju Prancis Karim Achour pada Mei 2018 dan menang KO ronde 1 atas Gary O Sullivan dari Irlandia, September 2018.

Pernah kalah dari Saunders dan Gennady Golovkin, Lemieux kini menantikan perseteruan dengan Canelo. Jika menang meyakinkan atas Johnson, bukan mustahil Oscar De La Hoya akan tertarik mempertemukannya dengan Canelo dan streaming di DAZN.

“Saya benar-benar siap untuk pertarungan melawan Johnson,” kata Lemieux. “Saya tak beristirahat setelah pertarungan terakhir karena saya pikir akan berhadapan dengan Canelo. Johnson juga lawan yang solid. Saya siap untuk duel eksplosif dan kemenangan besar untuk menutup tahun dengan cara yang bagus.”

Johnson terakhir bertarung pada Agustus 2017 ketika ia kalah TKO dari Sergiy Derevyanchenko di Miami.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR