JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

DEONTAY Wilder akan bertarung mempertahankan gelar kelas berat WBC melawan Tyson Fury di Staples Center, Los Angeles, Sabtu (1/12).

Menyambut laga penting ini, TheSportsman.com menurunkan statistic kedua petinju menyangkut head-to-head sekaligus modal para penonton dan petaruh sebelum menyaksikan pertarungan.

Berikut Head-to-Headnya:

Fury bisa berharap dengan perbedaan bobot tubuhnya jadi keuntungan. Tinggi dan jangkauan, Fury juga lebih unggul seperti data di atas.

Gaya kedua petinju memang sama-sama ortodoks, tapi dalam duel ini hal itu tak jadi faktor penentu. Fury juga dianggap petinju dengan bakat unik, namun Wilder bisa mengandalkan power pukulan kedua tangannya seperti terlihat dalam jumlah kemenangan  KO-nya.

Perhatikan data berikut:

Wilder, sang pemegang gelar, menggenggam rekor 40 pertarungan tanpa kalah dengan kemenangan KO 98 persen (39 menang KO dan 1 menang angka).

Di sisi lain, Fury baru 27 kali bertarung, seluruhnya menang namun cuma 70 persen kemenangan KO (19-8).

Kerasnya pukulan Wilder tergambar dari rekornya. Dirata-ratakan, Wilder bertarung cuma 3 ronde per pertarungan, sementara Fury 6 ronde.

Karena itu, meski kalah dalam rekor jumlah pertarungan, Fury unggul dalam jumlah ronde. Rekor Fury 37 ronde lebih banyak dibandingkan Wilder. Artinya, dari sisi daya tahan, Fury unggul.

Perhatikan data berikut:

Salah satu modal Wilder adalah TKO ronde 10 atas lawan yang dianggap paling dihindari di kelas berat, Luis Ortiz.

Tapi, Fury sudah membuktikan bisa menjungkirbalikkan prediksi ketika ia mengalahkan Wladimir Klitschko.

Nah, tentukan siapa jagoan Anda.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR