JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Bermodalkan dukungan sepuluh suara (10 Pengurus Provinsi) dari jumlah total 16 anggota Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB.PBI), putri Gubernur Sumsel, Hj. Percha Leanpuri, percaya diri menuju pencalonan dirinya sebagai  Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar Jumat (7/12), di Hotel Ambhara, Jakarta.

Percha Leanputi sedang memberikan keterangan pers didampingi perwakilan Pengprov PBI Sumsel, Sulut dan Riau (Foto/OLII)

Dalam jumpa pers resmi di Bellevue Suites Hotel Radio Dalam Jakarta, Kamis, (6/12), Percha menegaskan pencalonan dirinya menjadi Ketua Umum PB.PBI periode 2018-2020 itu dilandasi oleh suatu keinginan kuat untuk membawa boling Indonesia berprestasi dunia.

”Jujur saya memang orang baru di olahraga khususnya boling. Namun saya punya komitmen kuat untuk membawa olahraga ini ke arah prestasi lebih baik dari sebelumnya. Memang bukan perkara mudah untuk meraih prestasi tinggi di level dunia. Namun saya yakin potensi boling Indonesia menembus prestasi dunia sangat besar,”kata Percha yang didampingi perwakilan Pengprov PBI Sumsel, Sulut dan Riau itu.

Keyakinannya untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum PBI dalam Munas 2018 ini didasari adanya dukungan 60 persen suara dari 16 Pengprov (Pengurus Provinsi) PBI yang ada.

Percha juga yakin pendukungnya  solid hingga dapat menang di Munas besok (hari ini– red).” Insha Allah saya akan terpilih dan siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Percha sembari menambahkan bahwa akan memberdayakan daerah-daerah.

Wanita kelahiran Belitang 24 Juni 1986 dan lulusan Victoria University Malaysia ini, jika terpilih memimpin PB PBI langsung akan menggebrak untuk menggelar Kejuaraan Dunia Boling di Sumsel tahun depan.

“Saya juga akan berusaha agar boling dapat lebih berkembang di Tanah Air. Saya berencana akan mengelar program Boling Go To School supaya olahraga ini dapat menyentuh masyarakat lebih luas,” tambah wanita cantik, muda dan enerjik ini.

Terkait pengembangan olahraga boling secara nasional, menurut dia memang tak semudah cabang olahraga lain seperti sepak bola dan bulu tangkis. Kedua cabang olahraga itu sangat mudah membangun lapangan. Lain halnya dengan boling yang memang terkesan ekslusif.

Percha berjanji akan mendata kembali Pengprov PBI yang memiliki lintasan boling. Ia akan mendorong Pemerintah Provinsi untuk bisa membangun boling center. Polanya bisa kerja sama dengan mall-mall di tengah perkotaan.

”Jujur saya akui, jumlah lintasan boling di Indonesia bisa dihitung dengan jari. Padahal banyak anak-anak muda kita punya minaa bermain boling. Jadi tak hanya sepak bola atau bulu tangkis saja,”paparnya.

=Generasi Milenial=

Dalam kesempatan itu, Percha menjelaskan bahwah dalam pengembangan boling ini akan mensasar kaum generasi mileniel. Olahraga boling punya fashion yang bisa menarik minat anak-anak muda jaman now.

Menyinggung soal prestasi, Percha mengatakan jika terpilih menjadi Ketua Umum PBI, sudah pasti akan meningkatkan pembinaan.”Malu dong jika menjadi Ketua Umum PBI, prestasi justru melorot,”tandasnya.

Pada tahun 2019, boling akan dihadapkan dengan SEA Games di Filipina yang dikenal gudangnya peboling-peboling berprestasi dunia. Yang pasti boling Indonesia harus lebih baik dibanding SEA Games sebelumnya di Kuala Lumpur, Malaysia 2017 yang mampu mendulang 2 medali emas.

Memang di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, prestasi tim boling Indonesia kurang menggembirakan. Tanpa medali apa pun padahal di Asian Games 2006, Doha, Qatar, tim boling Indonesia sukses merebut 1 medali emas dan 1 perak.

Selain itu prestasi boling Indonesia di tingkat kejuaraan dunia cukup membanggakan. Terakhir pekan lalu mampu merebu medali perak di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Hongkong.

Ketua Pengprov PBI Sulut, Jimmy Senduk mengatakan, alasan daerah mengusung nama Percha sebagai calon Ketua Umum PBI periode empat tahun ke depan karena masih muda, enejik dan punya komitmen tinggi.

”Jadi kami dari daerah juga tak sembarang mengusung calon karena ini menyangkut masa depan boling Indonesia. Kami yakin dan optimis di bawah kepemimpinan Ibu Percha, boling Indonesia bisa bangkit terutama mengembalikan tradisi medal emas Asian Games,”ujar pria asal Kawanua ini.

Jimmy menilai, sosok Percha sangat cocok memimpin boling Indonesia apalagi di era milenial ini, olahraga boling harus banyak diperkenalkan.

Hingga berita ini diturunkan, baru satu nama yang mengajukan sebagai calon Ketua Umum PB.PBI periode 2018-2022 yakni Percha Leanpuri. Batas akhir pendaftaran adalah Kamis, (6/12) pukul 00.00 WIB. Jika sampai batas waktu itu hanya ada satu calon maka dipastikan dalam Munas nanti, Percha Leanpuri menjadi calon tunggal.

Staf Sekretariat PBI, Supardi yang berhasil dikonfirmasi TribunOlahraga.com, membenarkan bahwa baru ada satu calon yang mendaftarkan diri. Semula ada khabar Ketua Umum PBI periode 2014-2018 (petahana)  Suryo Bambang Sulisto akan maju.

Namun hingga saat dikonfirmasi, mantan Ketua Umum KADIN itu belum menyatakan kesediaannya untuk menjadi calon Ketua Umum PBI periode empat tahun ke depan.

Munas PBI menurut rencana akan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum IV KONI Pusat Surya Dharma. TOR-08

 

TINGGALKAN KOMENTAR