Ardiansyah Bakrie, Ketua Umum KOBI bersama dengan jajarannya saat membuka Obe Pride PRO Never Quit season 2019 di Hotel Century Atlet, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

JAKARTA–(TribunOlahraga.com)

Laga One Pride Pro Never Quit tahun ini dipastikan bakal  menyajikan laga-laga panas. Pasalnya, selain tempat pertandingan dipindahkan ke pusat kota yakni Stadion Tenis Tertutup juga menampilkan duel para jawara internasional.

Sebanyak 10 Fight Night akan digelar selama One Pride PRO Never Quit 2019, termasuk diantaranya adalah 3 Celebrity Fight, 5 International Fight, dan lebih dari 200 Local National Fight.

Pada tahun sebelumnya, fighter putri One Pride, Linda Darrow juga menjadi atlet MMA pertama yang mendapat beasiswa untuk mengikuti pelatihan di UFC Performance Institute, Las Vegas.

Program ini memang sesuai dengan apa yang sudah dicita-citakan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) untuk meningkatkan kualitas fighter lndonesia.

“KOBI bersama PT. Merah Putih Berkibar dan tvOne selalu dan akan terus berupaya untuk mengembangkan olahraga MMA (One Pride PRO Never Quit), agar dapat menjadi alternatif olahraga dan tempat yang tepat untuk para atlet olahraga beladiri dalam menunjukan keterampilan, keindahan, dan sportifitas dalam bertarung. Melalui langkah-langkah yang telah ditempuh ini, KOBI dan One Pride berharap fighter-fighter tanah air dapat juga berlaga di event Internasional dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.” kata Vig Bos KOBI,  Ardiansyah Bakrie.

Saat ini, One Pride telah menjadi brand beladiri MMA pertama dan terbesar di Indonesia. Sejak digelar pada April 2016, One Pride berhasil menjadi kompetisi MA yang paling banyak mendapat perhatian dari masyarakat Indonesia.

Pada Sabtu, (9/2) mendatang One Pride PRO Never Quit kembali akan digelar 3 sabuk juara nasional diperebutkan. Sang juara kelas terbang Suwardi akan ditantang petarung yang aktif di dunia gulat yakni Erpin Syah. Ini merupakan pertemuna kedua mereka dimana 5 tahun lalu Suwardi berhasil memenangkan pertarungan pada sebuah ajang turnamen subrinision.
Pertarungan ini diprediksi akan menjadi laga yang panas karena kedua petarung mempunyai keakhlian bertarung yang lengkap. Perebutan sabuk kedua adalah Title Fight kelas bulu antara juara nasional One Pride Hafid Nur Maradi melawan Laode Abdul Harris. Laga ini pun diprediksi bakal berlangsung menarik.
Soalnya kedua petarung ini memiliki kelebihan berbeda. Hafid lebih unggul bermain bawah dengan background fight BJJ sementara Laode unggul dalam permainan atas dengan background fight wushu.
Pertarungan untuk sabuk juara kelas bantam yang sedang lowong sejak ditinggal Fajar juga akan kembali diperebutkan oleh Eko Priondono dan Sony Rizaldi. Laga ini pun dipastikan bakal memanas karena merupakan akan balas dendam bagi Eko dimana pada pertarungan pertamanya di One Pride, Sony berhasil memenangkan pertarungan dengan angka telak.TOR-08

 

TINGGALKAN KOMENTAR