JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Kabar duka menyelimuti dunia tinju Indonesia. Peraih perak Asian Games Bangkok 1998, Wellem Papilaya meninggal dunia di Bekasi, Jawa Barat, Senin, 11 Februari 2019.
Adik kandung Albert Papilaya yang merupakan petinju perempat finalis Olimpiade Barcelona 1992 pukul 11.00 WIB ini meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Selamat jalan saudaraku wellem papilaya yang sangat baik. Aku slalu mengenangmu, dimanapun aku berada. Begitu baiknya dirimu ke orang-orang di sekitarmu, tapi yang maha kuasa lebih sayang dan baik terhadapmu,” tulis mantan raja kelas menengah Asia, Hendrik Simangunsong di wall facebooknya. Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Hendrik Simangunsong, orang tersenyum, orang duduk

Ucapan duka cita juga disampaikan mantan juara junior Asia, Hamdani Tomagola. “Keluarga besar Hamdani Tomagola turut berduka cita,”
Semasa aktif di tinju amatir nasional, Willem yang suka tertawa itu pernah meraih prestasi tertinggi sebagai peraih perak kelas welter ringan di Asian Games 1998 Bangkok. Willem dikalahkan petinju Uzbekistan, Muhammad Abdulaev dengan skor 17-2 di babak final.

Dalam ajang Asian Games 1998 Bangkok tersebut, Willem adalah satu dari dua petinju Indonesia yang meraih perak. Satu petinju lagi adalah Hermensen Ballo di kelas terbang.

Willem tercatat sebagai prajurit TNI AD di kesatuan Kopassus dengan pangkat terkahir Sersan Mayor.

Hampir di setiap pertandingan tinju amatir maupun profesional Wellem suka terlihat. Terakhir, dia memberikan dukungan petinju Indonesia yang tampil di Asian Games 2018 yang digelar di Hall Pekan Raya Jakarta Kemayoran.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR