SURABAYA-(TribunOlahraga.com)

Sebagai mantan Menpora, DR.Abdul Ghafur layak mendapat penghargaan Golden Awards Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI 2019 karena peran dan jasanya terhadap pembangunan dan pengembangan olahraga nasional sangat besar.

Hal itu disampaikan Menpora Imam Nahrowi kepada sejuimlah wartawan di sela-sela Golden Awards SIWO PWI 2019 di Gedung Grahadi Surabaya, Jatim, Jumat, (8/2) malam.Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan

Menurut Imam Nahrowi, Abdul Ghafur adalah sosok pejuang yang komitmennya tinggi untuk membangun olahraga Indonesia.”Saya kira tak ada yang meragukan peran beliau ketika menjadi Menpora, olahraga Indonesia benar-benar berjaya,”kata Imam.

Meski sudah sepuh, pemikiran-pemikian Abdul Ghafur tentang bagaimana memajukan olahraga Indonesia agar bisa kembali berjaya masih sangat konseptual. Tiga hari sebelum Golden Award SIWO PWI ini Abdul Ghafur bertandang ke kantor Kemenpora.

”Banyak gagasan beliau baik terkait kepemudaan maupun keolahragaan nasional dilontarkan dan tidak ada salahnya untuk kita tindaklanjuti dalam program pembangunan kepemudaan dan keolahragaan ke depan,”papar politisi PKB ini.  Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk, ruang tamu dan dalam ruangan

Abdul Ghafur yang menjabat Menpora selama dua periode (1978-1983-1983-1988) itu menerima penghargaan sebagai tokoh pengabdi olahraga seumur hidup (Lifetime Achievement) bersama enam tokoh olahraga lainnya.

Pada era Menpora Abdul Ghafur olahraga Indonesia menggeliat baik dari sisi prestasi maupun pembangunan fasilitas olahraga. Prestasi olahraga Indonesia pada kurun waktu 1970-an hingga 1980-an cukup menggembirakan. Menjadi raja di SEA Games dan disegani di kawasan Asia.

Abdul Ghafur lah yang merintis Hari Olahraga Nasional  (Haronas) pertama pada tanggal 9 September 1981. Dalam pencanangan Haornas pertama di Solo, Jateng oleh Presiden Suharto itu kemudian dideklarasikan semboyan ”Memasyarakatkan Olahraga & Mengolahragakan Masyarakat”.Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Gerakan ini menjadi mesin penggerak di mana masyarakat bukan hanya di perkotaan juga hingga pelosiok desa gemar berolahraga. Bahkan di tingkat sekolah pun diwajibkan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ).

Prinsipnya Abdul Ghafur menginginan masyarakat Indonesia menjadi sehat bugar baik fisik maupun jasmani. Abdul Ghafur juga ingin memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Ketua SIWO PWI Pusat AAGWA Ariwangsa juga menilai sosok Abdul Ghafur adalah tokoh penggerak olahraga nasional.”Jujur saja pada era beliau menjadi Menpora, olahraga Indonesia benar-benar hidup. Pemasalan dan pembibitan jalan sehingga pembinaan olahraga prestasi dengan mudah digapai,”katanya. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR