• PADANG-(Tribunolahraga)
    SEMEN Padang gagal memetik kemenangan atas Bhayangkara FC pada pertandingan pertama Piala Presiden Grup B, 2-4. Tetapi bukan kekalahan itu yang menyebabkan klub asal Bukit Indarung harus kehilangan Manajernya, Win Benardinho.

    Karena terhitung sejak akhir Februari lalu, manajer muda berkaca mata itu menyatakan mundur karena alasan pekerjaan di perusahaan Semen Padang semakin padat.
    Kini, Manajer yang juga merangkap sebagai Direktur Operasional PT Kabau SIrah, ditugasi DIreksi PT Semen Padang untuk mengelola satu unit baru di perusahaan plat merah tersebut.
    Konon, mantan Manajer Tim Semen Padang U-21 itu  ditugasi untuk mengurus Bisnis Non Semen, yang selama ini belum terkelola dengan baik.
    “Benar, terhitung sejak akhir Februari lalu saya ditugaskan untuk pengembangan usaha baru berupa Bisnis Non Semen. Tetapi belum berupa perusahaan yang berinduk ke PT Semen Padang. Mungkin pada akhirnya akan menjadi anak perusahaan,” jelasnya.
    Ditambahkan Win, selama ini unit baru itu sudah ada juga, tetapi masih belum terpublikasi karena lebih banyak untuk kepentingan internal perusahaan. Kini bisns tersebut, seperti batu split, pabrikasi workshop dan pemasarannya.
    Lalu, siapa pengganti Win Benardinho?
    CEO PT Kabau Sirah, Rinol Thamrin mengakui kalau Win sudah mengundurkan diri. Dan pada turnamen Piala Presiden, Semen Padang dimanajeri oleh dokter Ibarahim Iskandar, yang selama ini hanya bertugas sebagai dokter tim.
    “Sementara ini belum ada penggantinya. Tugas Pak Win dilaksanakan oleh dokter Ibarahim Iskandar. Nanti, jelang kompetisi Liga 1, sudah ada manajer permanen yang akan bertanggung jawab penuh kepada tim,” jelas Rinol.
    Saat ini Semen Padang tengah berjuang untuk bisa lolos ke putaran kedua Piala Presiden 2019, setelah dalam pertandingan pertama dikandaskan Bhayangkara FC 2-4.
    Sabtu (10/3) depan, Teja Paku Alam dan kawan-kawan kembali akan bertanding melawan Mitra Kukar, sebelum bersua Bali United pada laga terakhir grup B.
    Jika Semen Padang mampu memenangkan kedua laga sisa ini, maka peluang untuk lolos ke babak berikutnya terbuka lebar. Ini juga sekaligus merupakan tantangan bagi tim dari BUMN itu. Meski tanpa dimanajeri Win Benardinho, tetap mampu menunjukan peformanya sebagai satu-satu klub Liga 1 asal Sumatera musim tahun ini.(Yosrizal/TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR